BREAKING NEWS
 

Jenazah Staf KBRI Lima Zetro Leonardo Tiba di Soekarno-Hatta, Dijemput Menlu

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : UJANG SUNDA
Selasa, 9 September 2025 21:34 WIB
Jenazah staf KBRI Lima yang ditembak OTK di Peru, Zetro Leonardo Purba, tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (9/9/2025). (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jenazah staf Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) Lima yang ditembak Orang Tak di-Kenal (OTK) di Peru, Zetro Leonardo Purba, telah dipulangkan ke Indonesia, Selasa (9/9/2025). Jenazah Zetro tiba di Terminal Kargo Jenazah Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pukul 18.55 WIB.

Dilansir Kantor Berita Antara, jenazah Zetro langsung diterima Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono yang didampingi Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Judha Nugraha bersama jajaran Kementerian Luar Negeri (Kemlu), serta keluarga. 

Baca juga : Persita Tantang PSM di Serang, Duel Sama-Sama Terluk

Pemulangan jenazah dilakukan dengan pesawat KLM Royal Dutch Airlines (KL 806 AMS-CGK). Istri dan kedua anak Zetro turut mendampingi kepulangan jenazah. Selanjutnya, jenazah Zetro dibawa ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto. 

Adsense

Zetro akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sari Mulya, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (11/9/2025). Sebelumnya akan dilakukan penghormatan terakhir di Lobby Gedung Roeslan Abdul Gani, Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta pukul 10.00 WIB.

Baca juga : Menlu Pastikan Kasus Penembakan Staf KBRI Lima Zetro Leonardo Diusut Tuntas

Juru bicara Kemlu Vahd Nabyl Mulachela mengatakan, proses otopsi jenazah Zetro yang dilakukan kepolisian Peru rampung pada Minggu (7/9/2025). Zetro menjadi korban penembakan OTK saat sedang bersepeda bersama istrinya pada 1 September 2025. 

Media lokal menyebut, Zetro ditembak tiga kali beberapa meter dari tempat tinggalnya di wilayah Lince, Lima. Penata Kanselerai Muda itu sempat dibawa ke sebuah klinik. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Baca juga : Mendarat Di Soekarno-Hatta, Kluivert Disambut Hangat Para Suporter

Zetro baru memulai kerjanya di Peru selama lima bulan. Dalam pernyataan sebelumnya, Menlu Sugiono menyatakan Zetro sebagai sosok pegawai yang penuh dedikasi dan loyalitas tinggi terhadap negara. Ia memastikan, bahwa Pemerintah akan memberikan perhatian penuh terhadap pendidikan dan kesejahteraan keluarga Zetro.

"Saya, selaku pimpinan Kementerian Luar Negeri, merasakan duka yang begitu mendalam,” ujar Menlu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense