BREAKING NEWS
 

Tempat Wisata Batasi Waktu Berfoto 1 Menit

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Senin, 15 September 2025 07:52 WIB
Papan pengumuman yang menjelaskan batas waktu berfoto di salah satu lokasi di kawasan wisata populer di China. (Foto via SCMP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Beberapa tempat wisata terkenal di China mulai menerapkan aturan batas waktu untuk berfoto. Hal itu dikarenakan banyaknya pengunjung yang antre lama hanya untuk berfoto di spot-spot populer.

Contohnya, di kawasan wisata Huangling di Provinsi Jiangxi, para petugas kini membawa timer (pengatur waktu) dan memberi waktu hanya satu menit bagi setiap turis berfoto. Setelah waktunya habis, petugas dengan sopan meminta turis tersebut bergeser dan memberi giliran pada yang lain.

Aturan ini dibuat karena banyak pengunjung yang mengeluh harus menunggu lama hanya untuk berfoto, terutama saat tempatnya ramai. Kadang, ada orang yang bisa menghabiskan hingga setengah jam hanya untuk satu sesi foto, sehingga membuat pengunjung lain kesal.

Baca juga : Gempa M5,8 Goyang Wilayah Sinabang Aceh, Tidak Berpotensi Tsunami

“Jika pengunjung tidak terlalu banyak, kami tidak memberlakukan batas waktu ini. Namun, karena popularitasnya, sering kali banyak orang menunggu untuk berfoto. Langkah ini diperlukan demi menjaga ketertiban,” ungkap seorang manajer, sebagaimana dikutip South China Morning Post (SCMP), Kamis (4/9/2025).

Adsense

Selain di Huangling, taman lain seperti Longzhuashan Park di Shandong juga menerapkan aturan serupa. Tapi, dengan batas waktu hanya 30 detik untuk berfoto di salah satu spot terkenalnya.

“Kami mempertimbangkan kebutuhan sebagian besar pengunjung saat merancang aturan ini. Untuk memastikan tak ada yang kehilangan kesempatan mengabadikan pemandangan alam yang luar biasa ini,” jelas Manajer Taman Zhang Guoyin.

Baca juga : Gempa Poso, Pemerintah Harus Prioritaskan Kebutuhan Pokok Pengungsi

Ternyata, banyak yang menyambut baik aturan ini. Mereka merasa pengaturan seperti ini bisa membuat suasana lebih tertib dan adil bagi semua pengunjung.

Bahkan, ada yang bilang aturan ini sebaiknya diterapkan di semua tempat wisata di China. Namun, ada juga yang mengkritik dan mengatakan aturan seperti ini bisa menyulitkan orang lanjut usia atau penyandang disabilitas.

Menurut sebagian netizen, seharusnya ada pengecualian atau pelayanan khusus untuk mereka. “Tempat wisata harus memberikan layanan yang lebih nyaman dan manusiawi,” ungkap salah satu netizen.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense