BREAKING NEWS
 

Lagi, AS Veto Resolusi PBB Gencatan Senjata Di Gaza

Dubes Aljazair: Saudaraku Palestina, Maafkan Kami…

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Sabtu, 20 September 2025 06:10 WIB
Wakil Utusan Khusus Amerika Serikat Morgan Ortagus (tengah, depan) mendengarkan Duta Besar Aljazair untuk PBB Amar Bendjama (kanan, depan) berbicara setelah pemungutan suara Dewan Keamanan PBB mengenai resolusi gencatan senjata Gaza, Kamis (18/9/2025), di New York City. Foto: MICHAEL M SANTIAGO / GETTY VIA AFP

 Sebelumnya 
Penolakan AS atas resolusi gencatan senjata di DK PBB sejalan dengan pernyataan Presiden Donald Trump dalam jumpa pers bersama Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer di The Chequers, Buckinghamshire, London, Kamis (18/9/2025).

Dalam jumpa pers tersebut, Trump ditanya wartawan, apakah akan mengikuti langkah PM Starmer untuk mengakui Negara Palestina dalam Sidang Majelis Umum PBB pekan depan.

“Saya harus bilang, kita berbeda pendapat soal itu (Negara Palestina),” jawab Trump.

Baca juga : Li-Ning China Masters 2025, Fajar/Fikri Sukses Balas Kekalahan Tim Garuda

Dia menjelaskan, AS tidak akan ikut dengan sejumlah negara Barat yang akan mengakui Negara Palestina.

“Kami harus pastikan semua sejalan. Perang berakhir dan semua sandera bebas,” ujarnya.

AS mengkritik negara-negara yang akan mengakui Palestina. Washington beranggapan, gencatan senjata hanya memberi ruang untuk konflik lanjutan ke depannya.

Baca juga : Claresta Taufan, Rising Star Internasional

“Perang itu rumit sekali. Saya mau perang segera berakhir,” aku Trump.

Meski mengakui kompleksitas konflik di Gaza, Trump mengklaim pemerintahannya telah membantu menyelesaikan hampir semua konflik global.

Sementara, PM Starmer menegaskan, rencana pengakuan ne gara Palestina adalah bagian dari upaya menuju perdamaian. Dia membantah kebijakan itu hanya bersifat simbolis untuk kepentingan politik dalam negeri.

Baca juga : Purbaya Dipuji Senayan

Dia menegaskan, perang di Gaza tidak bisa ditoleransi. Dia ingin pembebasan sandera serta peningkatan bantuan kemanusiaan ke wilayah tersebut.

“Semua itu berada dalam konteks rencana perdamaian yang sedang kami upayakan. Semua untuk membawa kita keluar dari situasi mengerikan menuju Israel yang aman dan negara Palestina yang layak,” tegas PM Starmer. DAY

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Sabtu, 20 September 2025 dengan judul "Lagi, AS Veto Resolusi PBB Gencatan Senjata Di Gaza, Dubes Aljazair: Saudaraku Palestina, Maafkan Kami…"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense