RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar Uni Emirat Arab (Dubes UEA) untuk Indonesia Abdullah Salem AlDhaheri menjadi pembicara diskusi bertajuk “UEA dan Indonesia: Kesatuan Nilai dan Jalur-jalur Perdamaian”. Acara ini diselenggarakan di area Indonesia International Book Fair (IIBF) 2025 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Rabu (24/9/2025).
Diskusi menekankan pentingnya toleransi, sebagaimana yang tertuang dalam Document on Human Fraternity for World Peace and Living Together. Dokumen ini ditandatangani dua tokoh besar agama dunia pada 4 Februari 2019, yaitu pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus dan Grand Imam dari Al-Azhar Ahmad Al-Tayyeb.
Baca juga : Dubes Mohamad Oemar Dukung Penuh Reformasi Kurikulum Pendidikan
“Dunia kini menghadapi tantangan besar yang mengancam stabilitas dan perdamaian internasional. Diperlukan penguatan kemitraan peradaban yang mengandalkan nilai dan kepentingan bersama,” kata Dubes AlDhaheri.
Menurutnya, menyelaraskan kembali visi misi bersama menjadi hal penting menghadapi tindakan ekstremis maupun ujaran kebencian dan memperkuat pemahaman antar-budaya. Dia juga menyoroti keselarasan nilai-nilai ini dengan Pancasila, yang menjadi dasar negara dan identitas bangsa Indonesia.
Baca juga : Gelar Diskusi Publik, PSI NTT Ingatkan Pentingnya RUU Perampasan Aset
“Hubungan antara UEA dan Indonesia tumbuh dengan sangat baik dalam sektor politik, ekonomi, budaya, hingga hubungan antar-masyarakat. Kedua negara memiliki komitmen kuat terhadap toleransi, moderasi dan hidup berdampingan secara damai,” jelasnya.
Dubes AlDhaheri juga mengumumkan bahwa Indonesia akan menjadi Guest of Honor di Abu Dhabi International Book Fair 2026. Sebaliknya, UEA akan menjadi Guest of Honor di Indonesia International Book Fair di tahun yang sama.
Baca juga : Menteri PU Siapkan Dana Darurat Untuk Perbaikan
Diplomat itu mengajak peserta menjadikan forum ini sebagai ajang memperdalam dialog. Lalu, membawa hasilnya ke dalam program-program konkret yang bermanfaat bagi masyarakat dan dunia.
Diskusi juga dihadiri Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Ke menterian Agama Mukhlis Muhammad Hanafi dan Peneliti Utama di Forum Abu Dhabi untuk Perdamaian Mohamed Mahjoub. Acara ini dimoderatori Direktur Forum Abu Dhabi untuk Perdamaian Kantor Rabat Amina Shehhi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.