RM.id Rakyat Merdeka - Puluhan delegasi yang hadir dalam Sidang Umum PBB pada Jumat (26/9/2025) tampak meninggalkan ruangan alias walked out (WO) dengan membawa tas masing-masing, saat Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu berjalan menuju podium, hendak berpidato.
Dalam siaran YouTube yang ditayangkan PBB, para delegasi itu terlihat mengabaikan imbauan yang disampaikan pemimpin sidang melalui pengeras suara: please, order in the hall and please be seated (mohon tertib dan tetaplah berada di kursi Anda), sambil mengetuk palu.
Baca juga : Naik Podium, Hadjar Melesat Ke 10 Besar
Namun, para delegasi itu tetap cuek bebek. Sesekali bahkan terdengar suara siulan, sorakan, dan tepuk tangan. Alhasil, saat Netanyahu pidato, kursi di depannya banyak yang kosong melompong.
Netanyahu yang sempat terlihat bingung namun berhasil menguasai keadaan dengan cepat, memulai pidatonya dengan memperlihatkan peta "Kutukan" yang dia maksudkan sebagai kutukan poros teror Iran. Peta yang pernah diperlihatkannya saat Sidang Umum PBB tahun lalu itu mencakup wilayah Iran, Irak, Syria, Israel, Lebanon, dan Gaza.
"Poros ini mengancam perdamaian seluruh dunia, stabilitas kawasan kami, dan keberadaan negara kami, Israel," kata Netanyahu.
Baca juga : Perang Israel-Iran Hanya Timbulkan Kerugian Sosial Dan Ekonomi
Menurutnya, selama setahun terakhir, Israel telah menggempur Houthi, menghancurkan sebagian besar mesin teror Hamas, dan melumpuhkan Hizbullah.
"Yang terpenting, kami telah menghancurkan program senjata atom dan rudal balistik Iran," ujar Netanyahu.
Dia pun menunjuk negara-negara di peta dan mencoretnya, sambil menyebut nama Pemimpin Hamas Yahya Sinwar, Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dan ilmuwan atom terkemuka Iran.
Baca juga : Permudah Akses Belajar Bagi Setiap Anak Diperlukan Komitmen Semua Pihak
"Semuanya hilang," cetus Netanyahu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.