RM.id Rakyat Merdeka - Seorang anak laki-laki berusia 13 tahun asal Afghanistan melakukan perjalanan berbahaya dari Kota Kabul, Afghanistan ke New Delhi, India dengan bersembunyi di dalam kompartemen roda pendaratan pesawat Kam Air.
Setelah pesawat mendarat di Bandara Internasional Delhi, petugas menemukan anak kecil itu berkeliaran sendirian di landasan pacu. Dia diinterogasi selama beberapa jam sebelum akhirnya dikirim kembali ke Kabul dengan maskapai yang sama, di hari yang sama. Anak laki-laki itu mengaku melakukan perjalanan itu karena penasaran.
Baca juga : Achraf Hakimi Keserempet Kasus Perkosaan
Menurut Juru bicara Indian Central Industrial Security Force (CISF), bocah tersebut naik pesawat karena tidak terdeteksi dalam penerbangan Kam Airlines RQ-4401, yang mendarat di Delhi sekitar pukul 11:10 waktu India, pada Minggu (21/9/2025).
Kasus seperti ini pernah terjadi sebelumnya, terutama dalam penerbangan menuju Amerika Serikat atau Eropa. Sejumlah orang nekat menjadi penumpang gelap untuk kabur dari negara asal mereka.
Baca juga : Bawa Ransel Isi 200 Tortilla Ke Pesawat
Namun, sangat sedikit dari mereka yang berhasil selamat, karena risiko kematian sangat tinggi. Banyak yang kehilangan kesadaran selama penerbangan karena suhu ekstrem dan kekurangan oksigen. Penumpang gelap bisa saja jatuh ketika roda pendaratan diturunkan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.