BREAKING NEWS
 

Inovasi RT 8 RW 4 Malaka Jaya Jaktim Dilirik Teve China

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Jumat, 3 Oktober 2025 19:13 WIB
Duta Besar Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun (kiri) bersama Ketua RT 8 RW 4 Malaka Jaya, Jakarta Timur, Taufiq Supriadi, di Beijing, China, Minggu (28/9/2025).

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Rukun Tetangga (RT) 8 Rukun Warga (RW) 4 Malaka Jaya, Jakarta Timur, Taufiq Supriadi mendapat undangan dari China Central Television (CCTV) untuk tampil dalam program populer Entrepreneur China, di Beijing, China, Minggu (28/9/2025). Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun mengapresiasi kiprah Taufiq yang bisa dilirik Negeri Tirai Bambu.

Dubes yang akrab disapa Djo ini mengatakan, belum pernah ada undangan resmi Pemerintah China kepada pimpinan masyarakat di tingkat Ketua RT. Untuk pertama kalinya, lanjutnya, undangan dikirimkan untuk menyampaikan gagasan besar kepada masyarakat luas di China.

"Ini menunjukkan kekuatan bangsa kita terletak pada rakyatnya," ujar Dubes Djo, dalam keterangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

Diplomasi sejati, lanjutnya, adalah diplomasi manusia. "Dari rakyat, untuk rakyat, dan memberi inspirasi lintas bangsa," sambungnya.

Baca juga : Dukung Transformasi Bisnis, DPRD DKI Dorong Dharma Jaya Bisa Berikan Deviden

KBRI Beijing juga memandang prinsip sederhana RT8, yaitu "coba dulu baru tahu hasilnya," sebagai pesan universal.

"Aksi lokal yang tulus dapat memberi kontribusi global sekaligus mencerminkan semangat Indonesia Emas 2045," pungkas Dubes Djo saat menjamu Taufiq di Wisma Duta pada 28 September 2025.

Adsense

Dalam acara makan malam bersama Dubes Djo, Taufiq menyerahkan buku karyanya berjudul Suara-suara dari Pos Ronda sebagai laporan simbolik atas kiprah RT 8 yang mengharumkan nama Indonesia di Negeri Panda.

Taufiq terpilih dari 30.511 RT di DKI Jakarta untuk mendapat kehormatan untuk kedua kalinya diundang resmi pihak China. Sebelumnya, RT 8 setelah diundang ke Guangzhou.

Baca juga : Baznas Renovasi Rumah Imam Masjid Tak Layak Huni Di Papua Barat

Kehadiran Taufiq di layar CCTV bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan internasional terhadap daya cipta warga biasa yang datang dari lorong-lorong padat Jakarta Timur. Inovasi hijau RT8 membuktikan bahwa di balik beton dan sempitnya ruang hidup, masyarakat tetap mampu menghadirkan harapan.

Saluran u-ditch yang berubah menjadi kolam lele, komposter komunal yang menumbuhkan kesadaran lingkungan, lampu tenaga surya yang memberi terang, hingga 43 inisiatif hijau lain yang lahir dari semangat gotong royong. Dalam paparannya di Beijing, Taufiq menegaskan bahwa upaya RT8 bukan hanya membangun fisik, melainkan juga menciptakan pengetahuan bersama.

Melalui website resmi RT 8, komunitas ini mengelola data dan menyebarkan informasi secara transparan kepada warga. Website tersebut menjadi bagian penting dari pembangunan “Pusat Data Nasional Pencegah Krisis Planet” berbasis RT, agar data nyata dari akar rumput bisa menjadi bahan pertimbangan dalam strategi bangsa menghadapi krisis pangan, iklim, dan pembangunan berkelanjutan.

Inovasi RT 8 telah meraih berbagai pengakuan. Mulai dari rekor MURI, sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Amerika Serikat, hingga undangan resmi dari China.

Baca juga : Inovasi Pertamina SAF Dari Minyak Jelantah Jadi Pertama Di Asia Tenggara

Fakta bahwa seorang Ketua RT dapat tampil di forum internasional menegaskan bahwa RT bukan sekadar lembaga administratif kecil, melainkan garda depan diplomasi rakyat Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense