Dark/Light Mode

Dukung Transformasi Bisnis, DPRD DKI Dorong Dharma Jaya Bisa Berikan Deviden

Jumat, 3 Oktober 2025 17:07 WIB
FNurorum Balkoters Talk bertajuk Menilik Transformasi Bisnis Dharma Jaya untuk Ketahanan Pangan Jakarta di Pressroom Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2025). (Foto: Dede Iswadi Idris/Rakyat Merdeka/RM.id)
FNurorum Balkoters Talk bertajuk Menilik Transformasi Bisnis Dharma Jaya untuk Ketahanan Pangan Jakarta di Pressroom Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2025). (Foto: Dede Iswadi Idris/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Nur Afni Sajim menilai kontribusi Dharma Jaya sangat penting untuk menstabilkan harga daging dan ayam di Ibu Kota.

"Saat harga ayam sempat melonjak hingga Rp 48.000 per kilogram, Dharma Jaya tetap menjualnya sebesar Rp 35.000 per kilogram," kata Afni dalam forum Balkoters Talk bertajuk 'Menilik Transformasi Bisnis Dharma Jaya untuk Ketahanan Pangan Jakarta' di Pressroom Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (3/10/2025).

Baca juga : Pantau Aduan Warga, Pras: Transformasi PAM Jaya Harus Berjalan On Track

Afni menekankan, peran Dharma Jaya ini dilandasi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 22 Tahun 2018, yang menempatkan BUMD tersebut sebagai operator utama dalam program subsidi pangan Jakarta.

"Bayangkan kalau kita beli daging tidak dengan Darma Jaya mungkin kita tidak bisa melakukan subsidi daging kepada masyarakat Jakarta. Begitu juga dengan subsidi ikan, subsidi ayam," ujarnya.

Baca juga : Puan Harap Tim Transformasi Polri Dongkrak Citra & Kinerja

Afni berharap, transformasi yang dilakukan Dharma Jaya tidak hanya menjaga ketersediaan pangan dan keuntungan saja, tapi juga dapat memberi dividen kepada Pemprov DKI Jakarta.

"Mudah-mudahan dengan adanya transformasi ini, Darma Jaya bisa lebih baik, bisa lebih untung, dan ke depan bisa memberikan deviden kepada Pemerintah DKI Jakarta," pungkas Afni. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.