RM.id Rakyat Merdeka - Billy Halloran, pria asal Selandia Baru yang menetap di Jepang, nyaris kehilangan nyawa saat jogging di hutan Myoko, Prefektur Niigata. Bukan karena medan berat, tapi karena dua beruang hitam Asia tiba-tiba muncul dari semak-semak dan menghadangnya.
Halloran bukan orang asing di hutan Myoko. Dia rutin berlari, hiking, bahkan pernah menaklukkan ultramarathon sejauh 111 kilometer (km) di kawasan itu.
Namun awal Oktober lalu, rutinitasnya berubah jadi mimpi buruk. Saat mencapai kilometer keempat dari rute lari 8 km, Halloran melihat dua beruang dewasa, masing-masing berbobot sekitar 60 kilogram (kg), berdiri tak jauh dari jalurnya. Dia mundur perlahan, tapi salah satu be-ruang justru menyerang.
Baca juga : Munster Ungkap Kunci Kemenangan Bhayangkara FC
“Satu gigitan langsung menghancurkan lenganku,” kata Halloran, dikutip dari Yahoo News.
Dia jatuh, kakinya juga digigit. Meski terluka parah, dia berhasil bangkit dan lari sejauh hampir satu kilometer untuk menyelamatkan diri.
Serangan beruang di Jepang memang meningkat tajam tahun ini. Lebih dari 100 orang terluka dan tujuh di antaranya tewas. Salah satu insiden fatal bahkan terjadi tak jauh dari tempat tinggal Halloran.
Baca juga : BPW Indonesia Cs Dorong Penguatan HAM Bagi Pelajar Di Tangsel
Dalam pemberitaan CNN, Senin (20/10/2025), Halloran masih dirawat di rumah sakit.
Baca juga : KemenPPPA Perluas Literasi Keuangan Bagi Perempuan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.