BREAKING NEWS
 

Catatan Dubes Teuku Faizasyah

Jumpa ABK Pesiar Asal Indonesia & Investor Norwegia

Reporter & Editor :
MELLANI EKA MAHAYANA
Rabu, 17 Desember 2025 07:07 WIB
Dubes Teuku Faizasyah (kedua kiri) bersama para ABK WNI yang sedang sandar di Aker Brygge, Oslo, 11 Desember 2025. (Foto KBRI Oslo)

RM.id  Rakyat Merdeka - Saya bersama Ibu Astari Daenuwy, Koordinator Fungsi Ekonomi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Oslo, secara tidak disengaja bertemu dengan empat Anak Buah Kapal (ABK) asal Indonesia yang tengah beristirahat di kawasan Aker Brygge, Oslo, pada 11 Desember lalu.

Keempat ABK tersebut bekerja di kapal pesiar MS Amadea yang dioperasikan oleh perusahaan perjalanan wisata Phoenix Reisen dan berpusat di Jerman. Kapal pesiar tersebut singgah di Oslo selama beberapa jam. Pada saat para penumpang turun ke darat untuk berwisata, para ABK memanfaatkan waktu tersebut keluar kapal sejenak.

Dari perbincangan kami, diketahui tiga ABK berasal dari Bali, yaitu I Putu Doni Setiawan, I Kadek Rai Supardika, dan I Putu Arya Arta Wiguna. Sementara itu, Aff an Rizki Ramanda berasal dari Lampung. Jenis pekerjaan dan tanggung jawab mereka di kapal pesiar beragam.

Baca juga : Program Sepekan 1 Buku Buktikan Minat Baca Pelajar Indonesia Tetap Tinggi

Mulai dari penataan kebersihan kabin penumpang (housekeeping), binatu (laundry), hingga penyiapan makanan di dapur kapal (galley steward). Tanggung jawab tersebut berkaitan erat dengan latar belakang pendidikan dan pelatihan yang mereka tempuh di Indonesia, khususnya di sektor perhotelan.

Memanfaatkan perjumpaan singkat ini, saya menggali pengalaman mereka selama bekerja di kapal pesiar serta kondisi kerja yang mereka hadapi.

Adsense

Secara umum, mereka menyampaikan kepuasan karena jenis pekerjaan dan kondisi kerja telah sesuai dengan kontrak yang ditandatangani. Dari sekitar 300 ABK di MS Amadea, kurang lebih 100 di antaranya merupakan warga negara Indonesia.

Baca juga : Harapan Dunia terhadap Indonesia: China

Menutup perbincangan, saya menitipkan pesan agar mereka terus bekerja dengan penuh semangat dan senantiasa menjaga nama baik Indonesia. Kinerja positif para ABK Indonesia di kapal pesiar diharapkan dapat membuka peluang kerja yang lebih luas bagi tenaga kerja Indonesia di masa mendatang.

Upaya membuka kesempatan kerja di luar negeri, sekaligus mendorong investasi asing yang dapat menciptakan lapangan kerja di dalam negeri, merupakan wujud diplomasi ekonomi yang dijalankan oleh perwakilan Indonesia di luar negeri.

Perjumpaan dengan para ABK Indonesia tersebut terjadi tidak lama setelah saya dan Ibu Astari Daenuwy, di lokasi yang sama di Aker Brygge, bertemu de ngan perwakilan NEMKO Group (Norwegian Electrical Materials Control). Perusahaan Norwegia bertaraf global ini bergerak di bi dang pengujian mutu dan sertifikasi produk industri elektronik, termasuk teknologi Artificial Intelligence (AI).

Baca juga : Harapan Dunia terhadap Indonesia: Singapura

Dalam pertemuan tersebut, kami membahas perkembangan proses pembangunan pabrik NEMKO di Indonesia serta dukungan lanjutan yang diharapkan dari KBRI Oslo dan para pemangku kepentingan terkait di Indonesia.

Diharapkan, ketika pabrik NEMKO mulai beroperasi pada November 2026, sekitar 100 tenaga kerja Indonesia terampil dapat terserap.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense