BREAKING NEWS
 

AS Bombardir ISIS di Suriah, Balas Dendam Atas Tewasnya 2 Tentara

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Sabtu, 20 Desember 2025 06:42 WIB
Presiden AS Donald Trump (Foto: IG White House)

RM.id  Rakyat Merdeka - Amerika Serikat (AS) melancarkan operasi Hawkeye yang menyasar pejuang ISIS, infrastruktur, dan situs senjata di Suriah, Jumat (19/12/2025) dini hari. Sebagai bentuk balas dendam atas terbunuhnya dua tentara AS asal negara bagian Hawkeye, Iowa dan satu warga sipil penerjemah dalam serangan militan bersenjata ISIS di Palmyra, Suriah, Sabtu (13/12/2025).

“Ini bukan awal perang. Ini adalah pernyataan balas dendam. Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Trump, tidak akan pernah ragu dan tidak akan pernah mengalah untuk membela rakyatnya,” kata Menteri Perang AS Pete Hegseth via X, Jumat (19/12/2025).

Baca juga : Libur 10 Hari, Skuad Bali United Tetap Jaga Kebugaran

Hegseth pun mengingatkan ISIS atas apa yang pernah disampaikannya, setelah serangan brutal pekan lalu. “Jika Anda menargetkan orang Amerika, di mana pun di dunia, Anda akan menghabiskan sisa hidup Anda yang singkat dengan cemas. Amerika Serikat akan memburu Anda, menemukan Anda, dan membunuh Anda dengan kejam,” tegasnya. 

Adsense

“Hari ini, kami berburu dan membunuh banyak musuh kami. Kami akan lanjutkan itu,” tandas Hegseth.

Baca juga : Hadir di Waikabubak, Eye Level Tawarkan Pendidikan Sesuai Gaya Belajar Anak

Penegasan terkait hal tersebut juga disampaikan Presiden AS Donald Trump via Truth Social.

“Dengan ini saya mengumumkan, Amerika Serikat melakukan pembalasan yang sangat serius terhadap teroris pembunuh yang bertanggung jawab. Kami menyerang benteng ISIS di Suriah, tempat yang direndam dalam darah dengan banyak masalah, tetapi memiliki masa depan cerah jika ISIS dapat diberantas,” tulisnya.

Baca juga : MotoGP, Luca Marini Puas Kerja Kerasnya Terbayar

Dalam postingan itu, Trump juga memuji  Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa yang dinilainya serius bekerja keras untuk mengembalikan kejayaan Suriah. 

“Saya peringatkan kepada semua teroris jahat yang menyerang Amerika, Anda akan dipukul lebih keras dari pukulan apa pun yang pernah Anda terima sebelumnya, jika Anda menyerang dan mengancam AS dengan cara apa pun,” tegas Trump.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense