Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Lawan Saudi dan Irak di Putaran Empat Piala Dunia, Garuda Tidak Gentar
Jumat, 18 Juli 2025 08:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia akan berhadapan dengan Arab Saudi dan Irak dalam putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pasukan Garuda tidak gentar melawan tim yang peringkatnya jauh lebih tinggi.
Drawing putaran keempat ini digelar di AFC House, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (17/7/2025). Proses pengundian dihadiri Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert dan Manajer Timnas Sumardji. Hasilnya, Indonesia (peringkat FIFA 118) masuk Grup B, bersama Arab Saudi (peringkat FIFA 59) dan Irak (Peringkat FIFA 58). Sementara, Grup A diisi Qatar (Peringkat FIFA 53), Uni Emirat Arab (Peringkat FIFA 66), dan Oman (Peringkat FIFA 79).
AFC menunjuk Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah pertandingan putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Grup A akan menjalani laga di Qatar. Sedangkan Grup B di Arab Saudi.
Laga putaran ini akan dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 14 Oktober 2025. Pada babak ini, diterapkan sistem satu putaran (round-robin) di lokasi terpusat diterapkan. Masing-masing tim akan melakoni dua pertandingan.
Timnas Indonesia akan menjalani laga pertama melawan Arab Saudi pada 8 Oktober. Setelah itu, pasukan Garuda akan melawan Irak pada 11 Oktober.
Juara grup akan lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Kemudian, tim peringkat kedua akan maju bertarung dalam fase gugur bersistem dua leg pada 13 dan 18 November untuk memperebutkan satu tiket play off inter-konfederasi di putaran kelima. Sementara, juru kunci dipastikan tersingkir dalam perebutan tiket ke Piala Dunia.
Baca juga : Turunkan Tarif Impor Jadi 19 Persen, Trump Yang Keras Diluluhkan Prabowo
Menanggapi hasil drawing ini, Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan, Skuad Garuda akan memberikan yang terbaik demi mewujudkan impian lolos ke Piala Dunia 2026. "Kita akan bertanding pada 8-14 Oktober 2025. Kita akan berjuang memberikan yang terbaik untuk Merah Putih bisa terbang tinggi," tulis Erick, melalui akun media sosialnya, Kamis (17/7/2025).
Manajer Timnas Indonesia Sumardji, yang hadir langsung saat drawing di Kuala Lumpur, optimistis dengan peluang Timnas Garuda untuk lolos. Apalagi, Indonesia sudah hafal dengan gaya main Irak dan Arab Saudi. Sudah tahu kelebihan dan kekurangan dua negara ini. Sumardji pede, Indonesia tak perlu ke putaran kelima.
"Bismillah, Indonesia lolos Piala Dunia babak keempat. Aamiin. Siapa pun lawannya, kita harus fight. Yakin Irak dan Arab Saudi bisa kita kalahkan. Karena kita harus lolos, tak perlu ronde kelima," ucapnya.
Sementara, Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert tak menampik, tim asuhannya tergabung dengan grup yang cukup sulit. "Tentu saja semua tahu ini adalah grup yang sulit," kata Kluivert.
Namun demikian, pelatih asal Belanda itu tetap yakin Indonesia dapat bersaing. Apalagi, sebelumnya Garuda pernah bertemu dengan Irak dan Arab Saudi pada Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kluivert berjanji akan mempersiapkan Skuad Garuda dengan baik agar bisa meraih hasil maksimal di putaran keempat ini. Soal strategi, tim pelatih akan bekerja keras menganalisis calon lawan dan menyiapkan sistem permainan.
Baca juga : Kasus Beras Oplosan, Negara Rugi 99 T Per Tahun
"Kita telah mengenal Arab Saudi dan menghadapi mereka di grup. Irak adalah lawan yang tangguh. Kami akan persiapkan diri dengan baik dan itu hal utama. Kami ingin tampil sekompetitif mungkin demi meraih hasil terbaik," ucap mantan bomber Barcelona dan Ajax tersebut.
Dalam laga nanti, Timnas Garuda kehilangan striker Ole Romeny, karena cedera. Menyikapi hal ini, Kluivert mengaku sudah punya plan B.
"Tentu saja pukulan besar Ole tak akan berpartisipasi di laga nanti putaran keempat. Kami punya plan B, tetapi saya belum bisa katakan sekarang," sambungnya.
Pengamat sepak bola Mohamad Kusnaeni menyatakan, absennya Ole memang cukup berpengaruh pada kekuatan Timnas Indonesia. Namun, pria yang akrab disapa Bung Kus ini tetap yakin, Timnas Garuda bisa membuat kejutan.
Irak memang belum pernah kalah dari Indonesia di laga resmi. Namun, kekuatan Timnas Indonesia yang terus meningkat membuat situasi bisa berbeda. Sementara, Arab Saudi relatif lebih mudah karena tahu cara menghadapi, bahkan cara mengalahkannya.
"Dengan kekuatan full team, kita sebetulnya tidak terlalu risau melihat hasil undian. Tergabung dengan Arab Saudi dan Irak memberi harapan untuk lolos sebagai juara grup," ucapnya.
Head to Head
Baca juga : Tidak Di IKN Lagi, HUT Ke-80 RI Digelar Di Jakarta
Arab Saudi dan Irak bukan lawan yang asing bagi Indonesia. Timnas Indonesia punya rekor kurang baik kontra Irak. Namun, lumayan saat jumpa Arab Saudi.
Di putaran kedua, saat menghadapi Irak, Indonesia kalah dua kali, yaitu 1-5 di Basra 16 November 2023 dan 0-2 di Jakarta pada 6 Juni 2024. Irak kemudian lolos ke putaran ketiga sebagai juara Grup F, disusul Indonesia yang saat itu masih dilatih Shin Tae-yong sebagai runner-up.
Dengan Arab Saudi, Indonesia bertemu saat putaran ketiga. Indonesia meraih hasil imbang 1-1 di Jeddah pada 5 September 2024 dan menang 2-0 di Jakarta 19 November 2024.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya