RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump kembali menegaskan hubungannya dengan Presiden Prabowo Subianto. Saat disambangi Duta Besar RI untuk AS Indroyono Soesilo, Trump banyak memuji Indonesia. “Saya sahabat dekat Presiden Prabowo,” kata Trump.
Pertemuan Trump dan Indroyono berlangsung di Oval Office, Gedung Putih, Washington DC, Amerika, Selasa (16/12/2025). Kabar ini kemudian diunggah di akun Instagram resmi KBRI Amerika Serikat @indonesiaindc, Sabtu (20/12/2025).
Maksud kedatangan Indroyono ke Gedung Putih untuk mengantarkan surat kepercayaan sebagai Dubes RI untuk Amerika. Kedatangan Indroyono disambut hangat oleh Trump yang mengenakan jas berwarna gelap, lengkap dengan dasi biru.
Keduanya lalu mengabadikan momen pertemuan dengan foto bersama di depan meja kerja Trump. Indroyono juga sempat menandatangani dokumen kerja sama hubungan diplomatik Indonesia dan Amerika.
Baca juga : Ubaid Matraji: Menambah Beban Hafalan Bagi Siswa
Momen diplomatik tersebut disusul dengan resepsi di KBRI di Washington yang dihadiri para duta besar negara sahabat, mitra strategis, dan tokoh-tokoh Amerika Serikat. Salah satu tamu kehormatan dalam acara tersebut adalah anggota Kongres Amerika Serikat Rudy Yakym, yang mewakili Distrik Kongres Kedua Indiana. Resepsi berlangsung dalam suasana hangat dan mencerminkan eratnya hubungan antar-masyarakat dan antar-kedua negara.
Seusai pertemuan, KBRI Washington mengeluarkan pernyataan resmi tentang sikap Trump terhadap pemerintahan Prabowo Subianto. Berdasarkan pernyataan resmi KBRI Washington, Presiden Trump mengakui memiliki hubungan persahabatan yang sangat dekat dengan Prabowo.
Trump menegaskan pentingnya mem perkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat. “Ia juga menyampaikan bahwa dirinya memiliki hubungan persahabatan yang sangat baik dengan Presiden Prabowo Subianto,” demikian pernyataan resmi KBRI di Washington, Sabtu (20/12/2025).
Trump turut menyampaikan kekagumannya terhadap peran strategis Indonesia di kawasan maupun dunia internasional. Trump berharap agar hubungan kerja sama Indonesia dan Amerika dapat terus diperkuat dan ditingkatkan ke depan, seiring dengan kemitraan strategis komprehensif yang telah terjalin antara kedua negara.
Baca juga : Hetifah Sjaifudian: Secara Prinsip, Punya Argumen Sangat Kuat
Menanggapi pernyataan tersebut, Dubes RI untuk AS Indroyono Soesilo menyampaikan salam hangat dari Presiden Prabowo kepada Trump. Ia juga menyampaikan harapan agar hubungan kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat, termasuk antarpemerintahan, terus berkembang secara positif dan konstruktif.
Hubungan diplomatik Indonesia dan Amerika Serikat saat ini telah memasuki usia ke-76 tahun, ditandai dengan kerja sama yang erat di berbagai bidang. Mulai dari politik, ekonomi, pertahanan, hingga hubungan antar-masyarakat.
Ke depan, kerja sama kedua negara juga akan diperkuat melalui berbagai agenda internasional.
Pakar Hukum Internasional dari Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana menilai pengakuan Trump yang menyebut dirinya memiliki hubungan persahabatan dengan Prabowo sebagai hal positif dalam diplomasi antarnegara. Menurutnya, kedekatan tersebut wajar. Mengingat, intensitas pertemuan antara kedua pemimpin dalam berbagai forum internasional.
Baca juga : Kemkomdigi Kejar 3 Wilayah Terisolasi
Ia menilai relasi personal dapat menjadi modal diplomatik penting bagi Indonesia dalam memperkuat posisi tawar di tingkat global. “Bagus. Mungkin karena sering bertemu dan bila bertemu,” ujar Hikmahanto kepada Rakyat Merdeka.
Meski demikian, Hikmahanto mengingatkan agar Prabowo tidak bersikap naif dalam menyikapi kedekatan tersebut. Ia menekankan hubungan personal dalam diplomasi tetap harus ditempatkan dalam kerangka kepentingan nasional masing-masing negara. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.