RM.id Rakyat Merdeka - China menyerukan Amerika Serikat (AS) untuk segera membebaskan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores yang ditangkap pada Sabtu (3/1/2025).
"China meminta AS memastikan keselamatan pribadi Presiden Nicolás Maduro dan istrinya, membebaskan mereka sekaligus, serta berhenti menggulingkan pemerintah Venezuela. Selesaikan masalah dengan jalan dialog dan negosiasi," demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China, Minggu (4/1/2026).
Baca juga : PM Malaysia Minta AS Segera Bebaskan Presiden Venezuela Nicolas Maduro & Istri
"Langkah AS jelas melanggar hukum internasional, norma-norma dasar dalam hubungan internasional, dan tujuan serta prinsip-prinsip Piagam PBB," imbuh pernyataan tersebut.
Melansir CNN International, Maduro saat ini berada di Pusat Detensi Metropolitan (MDC) Brooklyn, setelah diangkut dengan helikopter dari Kota New York ke Manhattan. Maduro dikawal ke rumah tahanan tersebut oleh iring-iringan kendaraan aparat penegak hukum.
Baca juga : AS Tangkap Maduro, PBB Gelar Pertemuan Darurat Dengan Venezuela Senin Besok
Maduro akan hijrah dari kehidupan mewahnya ke MDC Brooklyn, yang kerap digambarkan sebagai rutan menjijikkan dengan kondisi mengerikan: kumuh dengan jumlah staf yang sangat minim, serta kerap diwarnai dengan kekerasan antar narapidana dan pemadaman listrik.
MDC Brooklyn yang dibangun pada tahun 1990-an untuk mengatasi kepadatan penjara, pernah dihuni sejumlah orang terkenal seperti penyanyi R. Kelly, "Pharma Bro" Martin Shkreli, sosialita Ghislaine Maxwell, mantan pakar mata uang kripto Sam Bankman-Fried, dan maestro musik Sean "Diddy" Combs.
Baca juga : China Kutuk Keras Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro Oleh AS
Tersangka pemimpin kartel Ismael "El Mayo" Zambada Garcia juga ditahan di MDC Brooklyn, saat menunggu persidangan atas tuduhan pembunuhan dan perdagangan narkoba.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.