RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Donald Trump memutuskan menaikkan anggaran militer Amerika Serikat (AS) di tahun 2027, dari 1 triliun dolar AS atau Rp 16,77 kuadriliun menjadi 1,5 triliun dolar AS atau Rp 25,14 kuadriliun, demi memastikan keamanan negaranya. Kenaikan anggaran ini didorong oleh keinginan membangun dream military atau militer impian, dan dilatari oleh pendapatan tarif dagang yang melonjak.
“Setelah negosiasi yang panjang dan sulit dengan para senator, anggota kongres, para sekretaris, dan perwakilan politik lainnya, saya memutuskan bahwa, demi kebaikan negara kita, terutama di masa yang sangat bergejolak dan berbahaya seperti sekarang, anggaran militer kita untuk tahun 2027 seharusnya bukan 1 triliun dolar, melainkan 1,5 triliun dolar,” ungkap Trump via Truth Social, Rabu (7/1/2026).
Baca juga : Tangkap Maduro, Trump Dinilai Langgar Hukum Internasional
Trump menambahkan, keputusan tersebut akan memungkinkan AS membangun militer impian yang sejak lama ingin dimiliki. Terpenting, menjaga AS tetap aman dan terlindungi, apa pun ancamannya.
Trump tak sembarang mengambil keputusan ini. Dia melakukannya, setelah melihat kocek AS yang kian menebal pasca pemberlakuan tarif dagang baru.
Baca juga : Perkuat Layanan Di 20 Kota, IFG Life Bayar Klaim Rp23,1 Triliun
“Jika bukan karena pendapatan besar yang dihasilkan dari tarif terhadap negara-negara lain - beberapa telah “merampok” Amerika Serikat pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya -, saya akan tetap pada angka 1 triliun dolar,” paparnya.
Trump menjelaskan, AS dapat dengan mudah mencapai angka 1,5 triliun dolar dari pemasukan luar biasa atas pemberlakuan tarif dagang baru. Dia bilang, ini adalah sesuatu yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Terutama, di masa pemerintahan Joe Biden, yang disebutnya terburuk dalam sejarah AS.
Baca juga : Bank Mandiri Bakal Tebar Dividen Interim Sebesar Rp 9,3 Triliun
“Amerika kini bisa membangun kekuatan militer yang tak tertandingi, melunasi utang, dan membayar dividen dalam jumlah besar kepada para patriot berpenghasilan menengah," tandas Trump.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.