RM.id Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Azerbaijan untuk Indonesia Ramil Rzayev membahas upaya penguatan kerja sama budaya bersama Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon, Senin (12/1/2026).
Pertemuan keduanya dilakukan di Kementerian Kebudayaan (Kemenbud), Jakarta, dan fokus membahas kerja sama pertukaran budaya, khususnya di bidang sastra dan warisan budaya.
Dikutip dari keterangan Kemenbud, Senin (12/1/2026), Dubes Rzayev menyatakan, ada banyak kesamaan tradisi dan nilai sosial antara Indonesia dan Azerbaijan.
Baca juga : Dubes Thomas Loidl Ketemu Gubernur Malut, Bidik Kerja Sama Pendidikan Vokasi
"Meski jarak geografis jauh, masyarakat Azerbaijan dan Indonesia memiliki kesamaan yang kuat. Hal ini menjadi dasar untuk mempererat kerja sama kebudayaan yang lebih erat," katanya.
Dubes yang pernah bertugas di Amerika Serikat ini melihat minat masyarakat Azerbaijan terhadap kebudayaan Indonesia semakin meningkat. Terutama di kalangan generasi muda.
"Berbagai pusat studi dan kegiatan budaya di Azerbaijan telah memperkuat pemahaman dan apresiasi terhadap Indonesia. Ini menjadi modal penting untuk membangun kerja sama budaya yang lebih dalam," jelasnya.
Baca juga : Cek Pengamanan Malam Tahun Baru, Kapolri Sapa Warga Di Bundaran HI
Dia berharap, pihaknya mendapat dukungan penyelenggaraan Azerbaijan Cultural Days di Indonesia tahun ini. Selain itu, ada rencana presentasi e-book berjudul Karabakh Khanate sebagai bagian dari promosi budaya.
Fadli Zon mengatakan, pedekatan budaya bukan hanya sebagai jembatan diplomasi, tetapi juga sebagai alat untuk memperdalam hubungan sosial antar-masyarakat. Dia mendukung kolaborasi sastra antara kedua negara untuk dieksplorasi lebih lanjut.
"Dialog sastra menjadi pintu masuk untuk pertukaran pengetahuan yang lebih luas," ujar Fadli.
Baca juga : Amankan Pasokan Bawang Merah, Kementan Terapkan Kerja Sama Antar Daerah
Dalam pertemuan tersebut, Fadli juga menyampaikan usulan untuk memperluas nominasi tradisi Iftar sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization).
Tradisi Iftar telah terdaftar sejak 2023 melalui pengajuan bersama Azerbaijan, Iran, Turki dan Uzbekistan. Indonesia berharap, Azerbaijan dapat mendukung upaya perluasan nominasi ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.