BREAKING NEWS
 

Dubes Djauhari Oratmangun Buka Peluang Kolaborasi AI, Teknologi, Film & Musik

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Rabu, 28 Januari 2026 07:05 WIB
Duta Besar Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun (kedua kanan) menyaksikan penandatanganan kerja sama antara Imperial Pictures Indonesia dengan perusahaan Migu, Senin (26/1/2026), di Beijing, China. (Foto KBRI Beijing)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun menegaskan, pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membuka peluang besar untuk memperkuat kerja sama industri kreatif, serta mempererat koneksi budaya dan masyarakat Indonesia–China.

Penegasan itu disampaikan Dubes Djauhari dalam pertemuan bertajuk AI Chinese New Year di Beijing, Minggu (26/1/2026). Acara itu dihadiri sekitar 100 peserta dari Kementerian Kebudayaan China, Peking National Opera, perusahaan teknologi, industri kreatif dan media.

“Pemanfaatan teknologi secara tepat untuk promosi budaya akan berdampak luas. Bukan hanya memperkaya budaya itu sendiri, tetapi juga memperkuat koneksi antarmasyarakat, lintas generasi, dan lintas bangsa,” kata Dubes Djauhari dalam keterangan yang diterima Rakyat Merdeka, Selasa (27/1/2026).

Menurutnya, berbagai simbol budaya dan hikayat kini telah bertransformasi ke dalam musik, animasi, film, dan beragam produk kreatif lainnya. Indonesia dengan kekayaan budayanya yang beragam, menjadi ladang subur bagi lahirnya ide-ide inovatif yang mendorong pesatnya industri kreatif nasional, mulai dari film, musik, hingga animasi.

Baca juga : KBRI Beijing Dorong Kolaborasi AI, Teknologi, Film Dan Musik Indonesia-China

Dubes yang pernah bertugas di Rusia ini mengungkapkan, pada 2030 kontribusi industri kreatif Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) diperkirakan mencapai 8 persen dan mampu menyerap sekitar 30 juta tenaga kerja.

Sementara, China dikenal memiliki kapasitas besar dalam pengembangan teknologi maju, termasuk AI.

Adsense

Dubes Djauhari menilai, kolaborasi antara potensi budaya Indonesia, talenta muda Tanah Air dan teknologi canggih China akan membuka peluang konkret di berbagai sektor, seperti film, animasi, musik, hingga drama pendek.

“Kolaborasi positif dan produktif ini akan semakin memperluas kerja sama ke depan,” imbuhnya.

Baca juga : PGN Dorong Pengembangan Jargas Lewat Kolaborasi Strategis

Pada kesempatan tersebut, Dubes Djauhari juga melihat penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/ MoU) kerja sama antara Imperial Pictures Indonesia dan Migu, perusahaan digital di bawah salah satu raksasa telekomunikasi China. Kerja sama itu mencakup penguatan budaya, industri kreatif dan konten digital, termasuk pemanfaatan teknologi AI.

Dia berharap, kolaborasi serupa terus meluas.

“Ketika teknologi mampu melahirkan kolaborasi yang saling menguntungkan, di situlah manfaat teknologi benar-benar terasa,” tuturnya.

Acara AI Chinese New Year diselenggarakan State Administration of Radio, Film and Television (NRTA) dengan dukungan perusahaan telekomunikasi besar China.

Baca juga : Dubes RI Untuk China Djauhari Oratmangun Rayakan Natal & Tahun Baru Bareng WNI

Dalam acara tersebut juga diluncurkan perdana pesan Tahun Baru Imlek dari Dubes Djauhari yang akan disebarluaskan melalui salah satu platform media digital di China.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense