Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Resmi Diliris, Avarta Media Siap Kolaborasi Dengan Komunitas Film Indonesia
Kamis, 11 Desember 2025 06:16 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Avarta Media resmi diluncurkan sebagai perusahaan media terintegrasi baru di industri perfilman Indonesia.
Perusahaan ini memadukan pengalaman pendanaan film Virtuelines Entertainment dengan visi kreatif untuk menghadirkan karya-karya berkualitas bagi penonton tanah air.
Avarta Media didirikan oleh pengusaha kembar Ardi dan Arya Setiadharma, keduanya masuk daftar Fortune Indonesia 40 Under 40.
Bersama Acha Septriasa, aktris peraih Piala Citra yang telah membintangi lebih dari 55 film. Kolaborasi bisnis, investasi, dan pengalaman kreatif di balik layar menjadi fondasi utama perusahaan baru ini.
Baca juga : Pastikan Distribusi BBM-LPG Sumbar Aman, Pertamina Koordinasi Dengan Wagub
“Perfilman Indonesia sedang memasuki era keemasan. Avarta Media hadir membawa pendekatan modal ventura untuk menciptakan konten berkualitas sekaligus membangun nilai jangka panjang,” ujar Arya dalam keterangannya, Rabu (11/12/2025).
Ardi dan Arya sebelumnya dikenal sebagai pendiri PT Prasetia Dwidharma dan Prasetia Ventures, salah satu investor startup paling aktif di Indonesia.
Pendekatan investasi ini kemudian diterapkan pada portofolio film Virtuelines yang menembus berbagai genre, mulai dari horor, drama, hingga komedi musikal.
Sementara itu, Acha mengatakan perannya bukan hanya sebagai figur publik. “Saya aktif membentuk slate kreatif Avarta. Kami ingin menghadirkan film yang menghibur sekaligus bermakna bagi penonton Indonesia,” kata Acha.
Baca juga : Hotman Paris Minta Pemerintah Tinjau Ulang Tarif Batas Atas Pesawat
Virtuelines Entertainment, yang kini terintegrasi ke dalam Avarta Media, tercatat telah berinvestasi pada lebih dari 8 film sejak 2023 dan berhasil menjangkau lebih dari 4 juta penonton.
Beberapa judul menonjol di antaranya Qodrat 2 (2 juta lebih penonton, tayang di 9 negara), Kuasa Gelap (1,47 juta penonton), hingga film komedi musikal Jawa Ambyar Mak Byar yang tayang di Netflix.
Dan sejumlah film lain yang akan tayang mulai 2025–2026. Avarta Media juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai rumah produksi besar seperti MAGMA Entertainment, BION Studios, Paragon Pictures, Wahana Kreator, dan Caravan Studio.
Sebagai langkah awal, Avarta Media mengumumkan pengembangan film drama “9 Aku, Cinta Tanpa Syarat”, kisah tentang perempuan dengan Dissociative Identity Disorder (DID).
Baca juga : Mandiri BFN Fest 2025 Siap Jadi Pusat Kolaborasi Fintech Nasional
Diproduksi bersama Shanaya Films, proyek ini menyoroti isu kesehatan mental dan kekerasan terhadap anak. Detail lebih lanjut soal pemeran dan tim kreatif akan diumumkan beberapa waktu ke depan.
“Kami ingin membangun Avarta Media untuk jangka panjang, termasuk mengembangkan franchise, co-production internasional, dan mendukung filmmaker baru,” ujar Ardi.
Avarta Media berkantor di Graha Aruna, Jalan Antara 47, Jakarta Pusat. Nama “Avarta” diambil dari bahasa Sanskerta yang berarti siklus, melambangkan visi perusahaan untuk mendorong siklus baru keunggulan sinema Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya