Sebelumnya
Blanar mengunjungi Jakarta dan Bali pada 1-4 Februari 2025. Pertemuannya dengan Sugiono menjadi tonggak penting dalam penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Slowakia yang telah terjalin lebih dari tiga dekade.
“Kami melihat Indonesia sebagai mitra kunci, terutama di kawasan Indo-Pasifik,” ucapnya.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan Energi Aman di Sumatera
Blanar menegaskan, pendidikan dipilih sebagai pintu masuk utama kemitraan strategis. Slowakia membuka peluang pertukaran pelajar, serta kerja sama riset dan pelatihan di bidang teknik dan rekayasa.
Menurutnya, negara berkembang seperti Indonesia menghadapi tantangan besar di sektor infrastruktur, kelistrikan, serta pengelolaan air dan limbah.
Baca juga : Biomassa Jadi Senjata Baru Indonesia Hadapi Krisis Energi Dan Iklim
Pengalaman Slowakia di bidang tersebut sangat relevan untuk mendukung agenda pembangunan nasional Indonesia.
Tak hanya itu, Slowakia juga menawarkan kerja sama di sektor energi nuklir. Negara Eropa Tengah tersebut mengklaim memiliki pengalaman lebih dari 60 tahun dalam membangun, mengoperasikan, hingga menangani kecelakaan dan penonaktifan pembangkit listrik tenaga nuklir.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.