RM.id Rakyat Merdeka - Luasnya ruang lingkup kerja sama Jepang dengan Indonesia tidak perlu dipertanyakan lagi. Kedua negara memiliki ribuan program dan kerja sama antar-masyarakat, pebisnis, cendekiawan hingga level pemerintahan. Itu semua dipamerkan dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kaisar Naruhito di St. Regis Hotel, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Sejak menginjakkan kaki di koridor ballroom, para tamu undangan yang hadir di perayaan HUT Kaisar Naruhito disambut model moda transportasi hasil kerja sama Jepang-Indonesia, MRT (Moda Raya Terpadu).
Booth MRT mempromosikan jalur teranyar, yaitu pembangunan MRT fase 2 yang membentang sepanjang 11,8 kilometer dari kawasan Bundaran HI hingga Ancol Barat. Fase 2 ini melanjutkan koridor utara-selatan fase 1 yang telah beroperasi sejak 2019, yaitu dari Lebak Bulus sampai dengan Bundaran Hotel Indonesia.
Dengan hadirnya fase 2 ini, total panjang jalur MRT utara-selatan menjadi sekitar 27,8 kilometer dengan total waktu perjalanan dari Stasiun Lebak Bulus Grab hingga Stasiun Kota sekitar 45 menit.
Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Jepang di Jakarta Myochin Mitsuru menyatakan kebanggaannya saat ada rekan Indonesia yang memuji keberadaan MRT di Jakarta.
Baca juga : Atasi Banjir, Cepat Keruk Dan Normalisasi Sungai
“Katanya, MRT memperbaiki kualitas kehidupan keluarganya. Dengan menggunakan MRT, teman saya tidak perlu kena macet untuk pulang ke rumah,” ungkapnya, usai perayaan HUT ke-66 Kaisar Naruhito, Kamis (5/2/2026).
Dia berharap, pembangunan MRT fase 3 yang menghubungkan Cikarang hingga Balaraja sepanjang kurang lebih 84,1 kilometer, bisa segera dijalankan.
MRT menjadi salah satu bukti kerja sama Tokyo-Jakarta yang sudah terjalin puluhan tahun lamanya. Wujud lainnya, di ruang tunggu ballroom Astor, St. Regis, berjejer booth dari perusahaan-perusahaan Jepang yang sudah malang melintang dan dekat di hati rakyat Indonesia.
Misalnya, produk kesehatan dari Hisamitsu dengan koyo kesehatan dan gel pendingin. Ada juga produk Sasa yang bisa ditemui di hampir semua dapur di Nusantara.
Untuk kendaraan, booth Honda memamerkan sejumlah produk motor mereka yang didesain chic dan stylish.
Baca juga : Spurs Ditantang Hentikan MU
Retail pakaian asal Negeri Sakura, Uniqlo, juga ikut memajang produk terkini mereka.
Ada puluhan booth perusahaan Jepang lain yang ikut mejeng di acara malam itu. Beberapa di antaranya adalah Takeda, JCB, Kanematsu, Meg, Yamasa hingga Fuji.
Myochin mengatakan, hubungan antar-masyarakat Indonesia dan Jepang mewakili visi paling kuat dan menjanjikan bagi masa depan hubungan kedua negara.
“Hubungan antar-masyarakat di kedua negara semakin kuat berkat pertemuan budaya yang terjalin di antara masyarakat Jepang dan Indonesia,” ujarnya.
Melalui pertemuan tersebut, masyarakat Indonesia semakin mengenal Jepang, memperoleh pengalaman dan pada akhirnya menjadi jembatan yang menghubungkan kedua negara.
Baca juga : Shenina Cinnamon, Ultah Bareng Suami Romantis Dan Intimate
Mengenai fokus utama kerja sama bilateral, menurut Myochin, Jepang tengah memperkuat hubungan dengan Indonesia dalam isu keamanan.
Dia menjelaskan, saat ini Jepang baru saja menandatangani proyek bantuan keamanan resmi dengan Kementerian Pertahanan. Bantuan keamanan tersebut berupa kapal patroli berkecepatan tinggi untuk Angkatan Laut.
“Jadi, bukan hanya dari sisi ekonomi, kami juga memperkuat hubungan terkait keamanan. Keduanya sangat penting,” tegas diplomat yang pernah ngepos di Swiss ini.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.