Dark/Light Mode

Rapat Dipimpin Menko Pangan

Pemerintah Percepat Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik

Jumat, 6 Februari 2026 07:50 WIB
Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (kedua kanan) memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat Kementerian, Badan, dan Lembaga terkait percepatan penanganan sampah nasional, di Ruang Rapat Utama Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kamis (5/2/2026). (Foto: Kemenko Pangan)
Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (kedua kanan) memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat Kementerian, Badan, dan Lembaga terkait percepatan penanganan sampah nasional, di Ruang Rapat Utama Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kamis (5/2/2026). (Foto: Kemenko Pangan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah mempercepat pengolahan sampah nasional menjadi energi listrik. Sebagai tindak lanjutnya, Menko bidang Pangan Zulkifli Hasan langsung memimpin rapat koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan badan untuk mengakselerasi penanganan sampah nasional, Kamis (5/2/2026). 

Rapat yang digelar di Kantor Kemenko Pangan itu merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional, 2 Februari lalu. Presiden menyoroti kondisi sampah nasional sudah memasuki tahap darurat dan membutuhkan keterlibatan semua pihak. 

Zulkifli menyampaikan, pemerintah mendorong transformasi penanganan sampah secara terstruktur dan sistematis melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Salah satu langkah utama adalah percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). 

Baca juga : Jatuh Bangun Saat Bermain Snowboard

Nantinya, proyek ini digarap bersama Danantara, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian ESDM. 

“PSEL ditargetkan launching pada Maret 2026 dan groundbreaking pada Juni 2026 di lima lokasi,” kata Zulkifli. 

Lima lokasi tersebut meliputi Kota Bekasi, Yogyakarta, Bogor Raya, Denpasar Raya, dan Legok Nangka. Selain itu, sebanyak 12 lokasi tambahan tengah disiapkan dan akan diproses secara bertahap oleh Danantara mulai Maret 2026. 

Baca juga : Juda Agung Nilai Perbaikan Pajak Dan Bea Cukai Di Jalan Yang Benar

Menko Pangan juga menekankan pentingnya pengembangan teknologi pengolahan sampah skala kecil yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah. Skema ini dibagi menjadi tiga kategori, yakni desa, kota/kabupaten kecil-menengah, serta kota besar. 

Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah akan menggelar aksi bersih-bersih nasional secara masif dan terkoordinasi untuk mendukung Gerakan Indonesia ASRI. Kegiatan ini akan melibatkan Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Dalam Negeri, TNI, Polri, serta pemerintah daerah. 

Rapat tersebut dihadiri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Kepala BRIN Arif Satria, serta CIO Danantara Pandu Sjahrir.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.