BREAKING NEWS
 

Kekerasan Marak Pasca Bos Kartel Narkoba Terbunuh

Presiden Meksiko Dan FIFA Jamin Keamanan Piala Dunia

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Kamis, 26 Februari 2026 06:10 WIB
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum saat memberikan konferensi pers di Mexico City, Selasa (24/2/2026). Foto: MEXICO PRESIDENTIAL

 Sebelumnya 
Bukan pertama kalinya kartel narkoba menunjukkan perlawanan kepada aparat berwenang. Pada 2019, anggota Kartel Sinaloa bahkan berhasil membebaskan pemimpin mereka yang ditangkap, Ovidio Guzman Lopez, putra gembong narkoba Joaquin Guzman (El Chapo) dengan meneror Culiacan, Ibu Kota negara bagian Sinaloa dan menyandera sejumlah orang. Putra El Chapo akhirnya ditangkap pada 2023 dan diekstradisi ke Amerika Serikat (AS).

Tindakan tegas terhadap El Mencho sangat kontras dengan kebijakan narkoba yang dijalankan Pemerintah Meksiko selama masa kepresidenan Andres Manuel Lopez Obrador (AMLO, 2018 hingga 2024).

Baca juga : Lindi Fitriyana, Hari Ini Menikah Dengan Virgoun

Upaya perdamaian tidak resmi dengan kartel narkoba dengan semboyan “Pelukan, bukan tembakan” (bahasa Spanyol: Abrazos, no balazos) gagal mengurangi angka pembunuhan yang meningkat pesat sejak 2010.

Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Narkoba dan Kejahatan (UNDOC) mencatat lebih dari 30.000 pembunuhan per tahun terjadi di Meksiko antara tahun 2017 dan 2023.

Baca juga : Dari AS Terbang ke Inggris, Prabowo Fokus Perkuat Ketahanan Pangan & Energi

Penerusnya dan sesama anggota partai, Claudia Sheinbaum, bersikap lebih lunak terhadap para pengedar dan kartel narkoba.

“Namun sejak menjabat sebagai presiden pada akhir tahun 2024, militer telah jauh lebih konfrontatif dan agresif terhadap kelompok-kelompok kriminal di Meksiko,” kata David Mora, analis Meksiko di International Crisis Group, kepada Associated Press.

Baca juga : Palestina Apresiasi Dukungan RI

Para ahli menjelaskan kesediaan Meksiko untuk mengambil risiko peningkatan kekerasan saat ini sebagai akibat dari meningkatnya tekanan dari Amerika Serikat (AS). Presiden AS Donald Trump telah mengancam negara tetangganya di selatan, antara lain, dengan pengerahan militer AS melawan kartel-kartel di Meksiko jika negara itu tidak mengambil tindakan yang lebih tegas terhadap perdagangan narkoba ke AS. DAY

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Kamis, 26 Februari 2026 dengan judul "Kekerasan Marak Pasca Bos Kartel Narkoba Terbunuh Presiden Meksiko Dan FIFA Jamin Keamanan Piala Dunia"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense