Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
2 Menlu Bertemu di Swiss
Palestina Apresiasi Dukungan RI
Rabu, 25 Februari 2026 08:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono bertemu dengan Menlu dan Ekspatriat Palestina Varsen Aghabekian Shahin di Swiss. Pada pertemuan itu, Menlu Palestina mengapresiasi dukungan Indonesia.
Sugiono dan Shahin bertemu di sela High Level Segment Sidang ke-61 Dewan HAM PBB, di Jenewa, Swiss, Senin (23/2/2026). Dalam sebuah meja panjang di salah satu ruangan, Sugiono dan Shahin duduk saling berhadapan. Kedua Menlu ditemani staf masing-masing yang cekatan menulis poin-poin penting pembicaraan.
Sugiono dan Shahin bertukar pandangan mengenai perkembangan proses perdamaian Palestina serta memperkuat kerja sama bilateral Indonesia-Palestina. Selama ini, Indonesia mendukung penuh perjuangan rakyat Palestina.
Sugiono memastikan, kesiapan Indonesia memainkan peran yang lebih substantif dalam mendorong tercapainya perdamaian yang adil dan berkelanjutan. Salah satunya, melalui Board of Peace (BoP) dan Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF)
Baca juga : Purbaya Pastikan Defisit APBN 54,6 T Terkendali
Sekjen Partai Gerindra itu juga menyambut baik dibentuknya Liaison Office oleh Otoritas Palestina (PA) dalam rangka penguatan koordinasi dengan BoP. Dia menerangkan, Indonesia akan berupaya keras memastikan proses transisi yang sejalan dengan kepentingan rakyat Palestina serta prinsip-prinsip hukum internasional.
Sugiono menekankan komitmen Indonesia untuk terus berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan gencatan senjata dan mendorong proses politik yang kredibel menuju Solusi Dua Negara (Two-State Solution).
"Fokus utama kontingen Indonesia adalah perlindungan warga sipil dan dukungan kemanusiaan," kata Sugiono, terkait rencana kontribusi pasukan Indonesia di ISF, dalam pertemuan itu, seperti keterangan resmi Kemlu.
Menutup pertemuan, Sugiono menyampaikan Indonesia akan terus memanfaatkan berbagai forum internasional untuk menggalang dukungan bagi Palestina. Indonesia berencana menyelenggarakan Sesi Khusus mengenai Palestina di Jakarta pada 15 April 2026 di sela Konferensi Tingkat Tinggi D-8. Sugiono juga menyatakan harapan untuk menyambut Shahin ketika berkunjung ke Jakarta.
Baca juga : 2.280 Ton Beras Diekspor ke Saudi
Melihat kesungguhan ini, Shahin menyampaikan apresiasi atas upaya-upaya Indonesia dalam memperjuangkan kepentingan Palestina. Ia juga menyampaikan terima kasih atas bantuan kemanusiaan yang telah diberikan RI kepada rakyat Palestina selama ini.
Publik Percaya Indonesia Terus Dukung Palestina
Terkait keterlibatan di Board of Peace (BoP), tak mengurangi kepercayaan publik akan sikap Indonesia mendukung Palestina. Hal ini tergambar dalam hasil survei Media Survei Nasional (Median). Dalam survei itu, 55,7 persen responden percaya Pemerintah Indonesia tetap konsisten membela Palestina.
“Masih ada sekitar 55,7 persen yang percaya Pemerintah itu masih konsisten untuk membela Palestina meskipun bergabung dengan Board of Peace,” jelas Direktur Eksekutif Median Rico Marbun, dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).
Rico menyatakan, survei ini menunjukkan Pemerintah masih memiliki modal sosial yang cukup kuat di mata publik. Modal tersebut bisa menjadi bekal penting bagi Pemerintah untuk melakukan berbagai penyesuaian ataupun perbaikan terhadap situasi yang berkembang.
Baca juga : Dasco Minta Tunda Impor 105 Ribu Pick Up dari India
Dalam survei itu, sebanyak 34,8 persen responden menyatakan setuju Indonesia gabung BoP. Alasan mayoritas demi kemerdekaan Palestina (14 persen), memperkuat posisi Indonesia di dunia internasional (10,2 persen), dan upaya perdamaian dunia 9,2 persen.
Survei ini dilakukan pada 10 sampai 14 Februari 2026 dengan berbasis Google Form. Kuesioner disebarkan secara proporsional melalui sosial media dengan target 1.200 responden yang merupakan pengguna sosial media berusia 17 sampai 60 tahun. BYU/MEN
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya