BREAKING NEWS
 

Belajar Ilmu Keamanan Laut Di Filipina (4)

Jelajahi BRP Teresa Magbanua, Kapal Patroli Canggih Filipina

Reporter : FIRSTY HESTYARINI
Editor : KARTIKA SARI
Sabtu, 28 Februari 2026 07:30 WIB
Peserta Southeast Asia Maritime Media Program, foto bareng di depan hanggar kapal patroli kebanggaan Filipina, BRP Teresa Magbanua. (Foto: Dok. SEAMMVP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jurnalis Rakyat Merdeka Firsty Hestyarini kembali mengikuti Southeast Asia Maritime Media Visits Programme (SEAMMVP) yang diinisiasi La Trobe Asia, dengan dukungan Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (Department of Foreign Affairs and Trade/DFAT). Program yang diawali di Canberra, Australia, pada akhir Oktober 2025, berlanjut di Filipina pada 9-14 Februari 2026. Berikut laporannya.

Salah satu pengalaman tak terlupakan selama mengikuti South East Asia Maritime Media Visits Program (SEAMMVP) di Filipina adalah menjelajahi Kapal Penjaga Pantai BRP Teresa Magbanua (MRRV-9701), yang merupakan kapal patroli kebanggaan negara tersebut dalam mengawal kedaulatannya. Terutama, di Laut Filipina Barat.

BRP Teresa Magbanua merupakan aset terbesar dan tercanggih milik Penjaga Pantai Filipina atau Philippine Coast Guard (PCG). Kapal bongsor sepanjang 97 meter berteknologi maritim Jepang ini, tak cuma handal untuk patroli. Tetapi juga memiliki fasilitas medis untuk keperluan pencarian dan penyelamatan (SAR), dengan geladak pendaratan yang luas untuk helikopter Airbus H145.

Nama Teresa Magbanua diambil dari nama pahlawan wanita Filipina berjuluk "Joan of Arc dari Visayas" karena keberaniannya melawan pasukan Spanyol, Amerika, dan Jepang. Secara simbolis, gelar ini merujuk pada sosok pemimpin perempuan yang berani, patriotik, dan rela berkorban demi bangsanya.

Baca juga : Titi Anggraini: Hak Asasi Di Pemilu Melekat Pada Rakyat

Saat kami jelajahi, BRP Teresa Magbanua sedang sandar di Markas Besar Penjaga Pantai Filipina (PCG) di Teluk Manila, Metro Manila. Kemegahan kapal patroli itu langsung terasa, begitu kami menapaki geladak, usai menaiki tangga samping kanan.

Struktur hanggar helikopter yang kokoh langsung mencuri perhatian. Kala itu, pintu garasi raksasanya yang dicat putih dan bergambar logo BRP Teresa Magbanua, sedang terbuka sebagian. 

Total 12 jurnalis yang berasal Indonesia, Filipina, Malaysia, dan Vietnam kemudian naik ke dek atas menuju ruang kendali kapal, untuk melihat lebih dekat bagaimana BRP Teresa Magbanua dioperasikan. Di sinilah jantung kapal berada. 

Ruang kendali kapal itu terkesan modern dengan sistem navigasi yang keren dan piranti komunikasi canggih. Kaca jendela besar yang dirancang miring ke arah luar, memberikan keleluasaan pandang bagi para kru kapal. Dua water cannon yang dioperasikan dari dalam ruang kendali, terlihat di sisi kanan dan kiri kapal.

Baca juga : Hendrawan Supratikno: Hakim MK Harus Buat Putusan Yang Bijaksana

 

Rojas, kru BRP Teresa Magbanua memandu para peserta SEAMMVP dalam tur kapal patroli Filipina. (Foto: Kedubes Australia di Filipina)


Rojas, kru BRP Teresa Magbanua yang memandu para delegasi SEAMMVP dalam tur kapal tersebut, memperkenalkan kursi kapten yang menghadap setir kemudi dan konsol navigasi utama. 

“Yang ini adalah kursi kapten. Tidak boleh diduduki oleh sembarang orang. Bahkan, Presiden pun tidak boleh duduk di kursi itu,” seloroh Rojas.

Rojas kemudian berdiri di belakang tiga konsol radar yang ditempatkan berjajar. Konsol paling kiri difungsikan sebagai peta digital (ECDIS), untuk memantau rute dan kedalaman laut. “Ini semacam aplikasi Google Maps atau Waze, tapi tidak terhubung oleh internet,” jelasnya.

Adsense

Baca juga : Lebih Baik, BPJS Kesehatan Tagih Mereka Yang Nunggak

Di sebelah konsol peta digital, terdapat dua konsol yang menampilkan lingkaran besar. Itu adalah sistem dual radar. Yang tengah merupakan radar X-band, untuk memonitor navigasi jarak dekat. Sedangkan yang kanan, merupakan radar S-band untuk pendeteksian jarak jauh.

“Di monitor ini, terlihat ada tiang hijau. Itu adalah kapal yang terdeteksi oleh kami. Lewat monitor ini, kami juga bisa mengetahui nama dan informasi lain tentang kapal tersebut,” terang Rojas.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense