BREAKING NEWS
 

Nunggu 5-10 Menit, Bus Shalawat Siap Layani Puluhan Ribu Jemaah

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Rabu, 6 Mei 2026 07:30 WIB
Penampakan salah satu bus Shalawat untuk mengantar jemaah haji Indonesia ke Masjid Al-Haram. (Foto: Rusma/MCH/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Laporan Wartawan Rakyat Merdeka Muhammad Rusmadi Dari Tanah Suci, Makkah

Layanan bus shalawat di Terminal Ajyad menjadi tulang punggung mobilitas jemaah haji Indonesia selama berada di Kota Suci. Keberadaan armada ini sangat vital mendukung aktivitas ibadah jemaah dari hotel menuju Masjidil Haram dan sebaliknya. 

Sebanyak 140 unit bus shalawat disiagakan untuk melayani jemaah, khususnya yang tinggal di kawasan Misfalah sektor 7, 8, dan 9. Armada ini beroperasi penuh guna memastikan kelancaran pergerakan jemaah setiap saat. 

Bus shalawat beroperasi selama 24 jam dengan sistem shuttle yang terus berputar. Dengan pola ini, jemaah tidak perlu menunggu lama saat hendak berangkat maupun kembali ke pemondokan. 

Baca juga : Hinca Pandjaitan: Live Streaming Bisa Timbulkan Salah Tafsir

Waktu tunggu rata-rata hanya berkisar antara lima hingga 10 menit. Sistem ini dinilai efektif mengurai kepadatan dan memberikan kenyamanan bagi jemaah.

Kepala Pos Terminal Ajyad, Kapten M Rif’at Sitorus menjelaskan, saat ini layanan mencakup rute 16, 17, dan 18. Penambahan rute hingga 19, 20, dan 21 akan dilakukan seiring kedatangan jemaah di kawasan tersebut. 

Adsense

Dia menambahkan, pihaknya juga menyiapkan skema antisipasi jika terjadi kekurangan armada di rute tertentu. Jemaah nantinya akan dialihkan ke rute lain agar tidak menunggu terlalu lama. 

Petugas di lapangan turut mengawal pergerakan jemaah hingga kembali ke hotel masing­-masing. Langkah ini dilakukan demi memastikan keamanan dan kenyamanan selama proses mobilisasi berlangsung. 

Baca juga : Bambang Rukminto: Jangan Dilarang, Baiknya Buatkan Juklak Dan Juknis

Sejak awal operasional, layanan bus shalawat di Terminal Ajyad dilaporkan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Tidak ditemukan kepadatan maupun gangguan yang menghambat pergerakan jemaah. 

Di tengah kelancaran transportasi tersebut, jumlah jemaah haji Indonesia yang tiba di Arab Saudi terus meningkat. Proses kedatangan berlangsung secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditentukan. 

Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah hingga Selasa (5/5/2026), sebanyak 30.328 jemaah telah tiba di Makkah. Mereka diberangkatkan secara bertahap dari Madinah menuju Kota Suci. 

Proses ini akan terus berjalan seiring kedatangan kloter berikutnya. 

Baca juga : Komisi IX Siap Garap RUU Ketenagakerjaan

Di sisi lain, jemaah diimbau untuk membatasi aktivitas di luar hotel pada siang hari, mengingat suhu udara di Arab Saudi yang dapat mencapai 40 derajat Celsius berpotensi memicu kelelahan. 

Tim kesehatan juga menemukan sejumlah kasus kelelahan yang diduga sebagai gejala awal heatstroke, terutama pada jemaah lansia. Jemaah pun diminta mengatur aktivitas secara bijak agar tetap sehat hingga puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense