RM.id Rakyat Merdeka -
Laporan Muhammad Rusmadi Dari Kota Suci Makkah
Baca juga : KSPSI: Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Jadi Kado Jelang May Day
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Makkah mengimbau pimpinan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) untuk tidak menggelar kegiatan city tour ke luar Tanah Haram menjelang fase puncak haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).
Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipatif untuk menjaga kondisi fisik jemaah agar tetap prima saat memasuki rangkaian ibadah inti. Aktivitas perjalanan jarak jauh dikhawatirkan dapat menguras energi jemaah sebelum pelaksanaan wukuf di Arafah.
Baca juga : Lewat Program BRInita, KWT Buaran Citra Lestari Sukses Olah Tanaman Produktif
Kepala Seksi Bimbingan Ibadah dan KBIHU Daker Makkah, Erti Herlina, menegaskan pentingnya peran pembimbing dalam memberikan pemahaman kepada jemaah terkait kebijakan tersebut. Dia meminta KBIHU aktif mengedukasi jemaah agar memprioritaskan kesiapan fisik dan kesehatan.
Meski demikian, kegiatan city tour masih diperbolehkan selama berada di dalam Kota Makkah. Sejumlah destinasi religi yang dapat dikunjungi antara lain Museum Wahyu dan Museum Al-Qur’an di Jabal Nur, serta Museum Haramain yang menyajikan sejarah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Baca juga : Tersungkur Lagi, Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
“Kami mengimbau para pembimbing ibadah KBIHU untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan selama berada di Arab Saudi, khususnya terkait kegiatan city tour,” ujar Erti, ditemui Tim Media Center Haji (MCH) 2026 di Makkah, Rabu (6/5/2026).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.