BREAKING NEWS
 

Dubes Djauhari Oratmangun Coba Transaksi Pakai QRIS Di Beijing

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Kamis, 7 Mei 2026 07:31 WIB
Duta Besar Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun mencoba melakukan transaksi menggunakan QRIS, saat soft launching QRIS Indonesia-China di Beijing, pada 30 April 2026. (Foto KBRI Beijing)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun, menghadiri sekaligus melakukan peluncuran awal sistem pembayaran QR Antar Negara pada program soft launching Indonesia-China Cross Border QR Payment Linkage di Beijing pada 30 April 2026.

Dubes Djauhari mengatakan, berlakunya transaksi dengan menggunakan sistem QR (Quick Response) merupakan salah satu bentuk kemitraan konkret antara Bank Indonesia (BI) dan People’s Bank of China.

“Dengan pemberlakuan ini, Quick Response Code Indonesian Standard atau yang dikenal dengan QRIS bisa digunakan di China,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis KBRI Beijing, Senin (4/5/2026).

Menurutnya, kerja sama sistem pembayaran QR lintas negara antara Indonesia-China ini merupakan bentuk kerja sama strategis dengan visi jauh ke depan.

Baca juga : Musim Haji, Transaksi Penukaran Riyal Di BSI Naik 76 Persen

Dengan berlakunya QRIS di Negeri Tirai Bambu, tidak hanya mempermudah transaksi bagi WNI yang tengah berkunjung. Tapi juga warga negara China yang tengah berada di Indonesia.

Dengan demikian, pemberlakuan sistem pembayaran QR Indonesia-China akan semakin mendukung penguatan koneksi antarmasyarakat.

Adsense

“Bayangkan saja, dengan berlakunya QR antarnegara ini, warga Indonesia yang ke China bisa langsung bertransaksi melalui aplikasi QRIS di telepon genggam di toko-toko atau resto di China. Tidak perlu tukar uang terlebih dahulu,” ungkap Dubes Djo, sapaan akrabnya.

Diplomat kelahiran Ambon ini menambahkan, hal itu menjadi bukti bahwa sistem pembayaran QRIS makin dipercaya dunia.

Baca juga : Presiden Jenguk Korban Tabrakan KA Di Bekasi, Janji Investigasi

Pada program soft launching tersebut, Dubes Djo juga berkesempatan mencoba langsung bertransaksi menggunakan QRIS di beberapa toko oleh-oleh di Beijing yang membuka layanan lokasi acara.

“Gampang sekali. Kita juga bisa langsung melihat nilai kursnya,” ujar Dubes yang pernah bertugas di Rusia ini.

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta, yang memberi pesan video pada acara soft launching tersebut menekankan, berlakunya transaksi QR lintas negara menandakan semakin kuatnya kemitraan Indonesia-China.

Peluncuran awal sistem pembayaran QR lintas negara ini juga mengawali kampanye penggunaan QRIS di China. Menindaklanjuti peluncuran awal ini, menurut perwakilan Kantor BI Beijing, grand launching sistem pembayaran QR lintas negara akan diselenggarakan dalam waktu dekat.

Baca juga : Dubes Djauhari Oratmangun Bahas Rencana Pembukaan KJRI Di Chengdu

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense