BREAKING NEWS
 

Prabowo Ajak ASEAN Percepat Energi Terbarukan Dan Jaringan Listrik Trans Borneo

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : ADITYA NUGROHO
Jumat, 8 Mei 2026 15:57 WIB
Foto: Setpres

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto mengajak negara-negara ASEAN mempercepat pengembangan energi terbarukan dan penguatan jaringan listrik Trans Borneo Power Grid guna menghadapi tantangan ketahanan energi di tengah ketidakpastian global.

Dalam pidatonya pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) yang menjadi bagian rangkaian KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Kamis (7/5/2026), Prabowo mengatakan isu ketahanan energi kini menjadi tantangan mendesak yang harus direspons bersama.

“Ketahanan energi adalah salah satu isu penting yang kita hadapi saat ini. Dengan meningkatnya tekanan global dan ketidakstabilan di Timur Tengah, ini bukan lagi masalah jangka panjang, melainkan masalah mendesak,” ujar Prabowo dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (8/5/2026).

Prabowo menilai kawasan BIMP-EAGA memiliki potensi besar dalam pengembangan energi terbarukan, mulai dari tenaga air, tenaga surya, hingga tenaga angin yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Baca juga : Prabowo Ajak ASEAN Percepat Jaringan Energi Di Tengah Krisis Global

Menurut dia, potensi tersebut harus segera dioptimalkan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan energi subkawasan, tetapi juga mendukung transisi energi ASEAN.

“Pertanyaannya adalah apakah kita siap untuk bertindak berdasarkan potensi tersebut. Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan subregional kita, tetapi juga untuk berkontribusi pada transisi energi ASEAN,” katanya.

Adsense

Prabowo mendorong langkah konkret melalui pengembangan tenaga air di Kalimantan, perluasan proyek energi surya di Palawan, serta pemanfaatan energi angin di wilayah pesisir kawasan ASEAN.

Ia juga menyoroti langkah Indonesia yang tengah mempercepat pengembangan energi surya nasional.

Baca juga : Percepat Realisasi Pembangunan JPO, UIN Jakarta Koordinasi dengan Pemkot Tangsel

“Transisi energi kita sedang melaju dengan kecepatan penuh. Kita tengah bangun tenaga surya 100 GW. Bersama-sama kita tingkatkan infrastruktur energi kita. BIMP-EAGA memiliki potensi yang besar,” ujar Prabowo.

Selain pengembangan energi bersih, Prabowo menekankan, pentingnya memperkuat konektivitas subkawasan melalui peningkatan kapasitas jaringan listrik Trans Borneo Power Grid agar distribusi energi di kawasan berjalan lebih efisien.

Menurut Prabowo, agenda tersebut membutuhkan dukungan pembiayaan, keahlian teknis, serta penguatan kemitraan dengan para mitra pembangunan regional.

“Semua ini tidak akan terjadi tanpa dukungan yang tepat. Kita perlu mengamankan pendanaan, memobilisasi keahlian teknis, dan memperdalam kemitraan dengan penasihat regional dan Mitra Pembangunan kita,” katanya.

Baca juga : Menperin Dan Menkeu Percepat Pertumbuhan Industri Manufaktur

Pada akhir pidatonya, Prabowo menegaskan, selain ketahanan energi, ketahanan pangan juga menjadi isu fundamental yang harus menjadi perhatian bersama negara-negara BIMP-EAGA demi menjaga kesejahteraan masyarakat kawasan.

“Namun, upaya kita hendaknya jangan berhenti pada ketahanan energi. Ketahanan pangan sama fundamentalnya,” ujar Prabowo.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense