BREAKING NEWS
 

Tampil Kompak Di KTT NATO

Trump Dan Erdogan Akrab Kayak Bestie

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Jumat, 10 Juli 2026 06:10 WIB
Presiden Donald Trump (kanan) berbincang akrab bersama Presiden Recep Tayyip Erdogan, di Ankara, Turki, Selasa (7/7/2026). Foto: Reuters

 Sebelumnya 
Hubungan AS dan Turki sempat mendingin pada masa Pemerintahan Presiden Joe Biden.

Selain mempertahankan sanksi terkait pembelian S-400, Pemerintahan Biden juga kerap menyoroti isu demokrasi dan hak asasi manusia di Turki. Namun, posisi strategis Ankara sebagai anggota NATO dan kekuatan industri pertahanannya, membuat kerja sama kedua negara tetap terjaga.

Trump Ngedumel

Di satu sisi, KTT NATO yang berlangsung pada 7-8 Juli 2026, menjadi panggung keakraban Trump dan Erdogan. Namun di sisi lain, Trump melontarkan kritik keras kepada sejumlah sekutu NATO.

Baca juga : Sabrina Chairunnisa, Pindah Studi Ke Amerika, Bye-bye UI

Saat bertemu Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menjelang sidang utama KTT, Rabu (8/7/2026), Trump mengancam menghentikan perdagangan dengan Spanyol. Dia juga kembali menyinggung keinginannya menguasai Greenland, serta mengeluhkan minimnya dukungan sekutu NATO terhadap kebijakan AS menghadapi Iran.

“Saya tidak senang dengan NATO karena tindakan mereka terkait Greenland. Dan saya tidak senang dengan NATO karena mereka tidak mau membantu kita menghadapi negara sponsor utama terorisme, yaitu Iran,” ketus Trump.

Trump secara khusus menyebut Spanyol sebagai mitra yang buruk di NATO. “Spanyol adalah kasus yang sia-sia. Kita tidak ingin lagi melakukan bisnis perdagangan apa pun dengan Spanyol,” ujarnya.

Baca juga : Menteri PU Batalkan Kunjungan Ke Amerika

Trump juga menegaskan bahwa Greenland tetap menjadi kepentingan strategis AS. “Greenland adalah masalah besar bagi kami,” katanya kepada wartawan.

Menurut Trump, pulau yang berada di bawah Kerajaan Denmark itu sangat penting bagi kepentingan keamanan AS.

“Kami membutuhkannya demi perlindungan dunia, bukan hanya Amerika Serikat. Pulau itu tidak memberikan manfaat bagi Denmark, tetapi bermanfaat bagi kami,” imbuh taipan real estat itu.

Baca juga : Maroko Vs Prancis, Singa Atlas Mau Balas Dendam

Menanggapi pernyataan itu, Rutte mengatakan, AS dan Denmark akan tetap menjalankan kesepakatan untuk membahas kemungkinan peningkatan kehadiran militer AS di kawasan Arktik.

Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen kembali menegaskan sikap negaranya bahwa Greenland tidak dijual. DAY

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Kamis, 10 Juli 2026 dengan judul "Tampil Kompak Di KTT NATO Trump Dan Erdogan Akrab Kayak Bestie"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense