BREAKING NEWS
 

Sikat Rekan Senegaranya, Diaspora Muda Berjaya Di China Masters 2026

Reporter : M ADE AL KAUTSAR
Editor : RIFFMY
Selasa, 8 September 2026 06:15 WIB
Jason Gunawan. (Foto: Dok. BWF)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pebulutangkis Hong Kong berdarah Indonesia Jason Gunawan bawa pulang trofi bergengsi Badminton World Federation (BWF) World Tour Super 750 China Masters 2026.

Jason sukses mengunci gelar juara sektor tunggal putra setelah menumbangkan rekan senegaranya, Lee Cheuk Yiu, lewat pertarungan dua gim langsung dengan skor 21-9 dan 21-16 di Shenzhen Arena, Minggu (8/9/2026) waktu setempat.

Kemenangan ini menandai gelar BWF World Tour kedua bagi atlet berusia 22 tahun tersebut, menyusul kesuksesannya menjuarai turnamen level Super 300 Syed Modi India International pada bulan November tahun sebelumnya.

Baca juga : Menkes Ungkap Bahaya Abu Vulkanik, Keluar Rumah Pakai Masker

Ajang puncak China Masters 2026 ini juga menjadi panggung pembuktian bagi lima wakil dari lima negara berbeda yang sukses keluar sebagai kampiun. Pada sektor tunggal putri, pebulutangkis nomor satu dunia asal Korea Selatan, An Se-young, merengkuh trofi usai membungkam wakil Jepang, Tomoka Miyazaki, dengan skor 21-17 dan 21-6.

Di nomor ganda putra, pasangan India peringkat empat dunia, Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty, harus bertarung tiga gim untuk menaklukkan jagoan tuan rumah He Jiting dan Ren Xiangyu.

Adsense

Sementara itu, ganda putri Jepang Sumire Nakade dan Miyu Takahashi mengandaskan perlawanan pasangan China Bao Lijing dan Cao Zihan, sedangkan skuad tuan rumah berhasil mencuri gelar di sektor ganda campuran melalui pasangan nomor satu dunia Feng Yanzhe dan Huang Dongping yang menghantam wakil Malaysia Hoo Pang Ron dan Lai Pei Jing.

Baca juga : Alhamdulillah, Bank Dalam Kondisi Baik

“Meskipun hasilnya demikian, hari ini adalah hari terbaik dalam sejarah bulu tangkis untuk Hong Kong,” ujar pemain peringkat 25 dunia, Lee Cheuk Yiu, menanggapi laga puncaknya dilansir SMCP, Senin (7/9/2026).

Lebih lanjut, pemain berusia 30 tahun tersebut menuturkan bahwa dirinya sangat senang bisa bermain dan menyaksikan lahirnya pemenang turnamen level Super 750 pertama yang akhirnya pulang ke Hong Kong.

Ia mengakui bahwa Jason bermain sangat baik, sementara dirinya terlalu terbawa emosi kegembiraan yang pada akhirnya mengaburkan penilaiannya saat melakukan pukulan. Meski gagal mereproduksi performa terbaiknya dan memperpanjang puasa gelar sejak kemenangannya di Hong Kong Open 2019, Lee mengaku tetap bersyukur dan bahagia bisa kembali berdiri di atas podium setelah sekian lama.

Baca juga : Tol Palembang-Prabumulih Ditutup, Asap Karhutla Belum Reda

Di sisi lain, Jason yang baru pertama kali berlaga di ajang Super 750 tampil dominan sejak awal, meneruskan tren positifnya setelah sukses menyingkirkan pemain nomor satu dunia Jonatan Christie dan bintang Denmark Anders Antonsen di babak-babak sebelumnya.

Usai gelaran di China, rangkaian turnamen dunia akan bergeser ke Vietnam Open yang berstatus Super 100 dan Korea Open dengan level Super 500 pada 8 hingga 13 September 2026. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense