BREAKING NEWS
 

Pemilih Independen & Warga Latin Mulai Berpaling

Popularitas Melorot, Trump Tetap Pede Dicintai Rakyat

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Rabu, 7 Oktober 2026 06:10 WIB
Presiden AS Donald Trump bertepuk tangan saat massa bersorak menyambut kehadirannya dalam kampanye di Butler High School di Vandalia, Ohio, Amerika Serikat, 3 Oktober 2026. FOTO Nathan Howard/Reuters

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejumlah jajak pendapat terbaru menunjukkan popularitas Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, semakin merosot. Padahal, orang nomor satu Negeri Paman itu tengah berkeliling untuk berkampanye mengumpulkan dukungan jelang Pemilu sela pada 3 November 2026.

Jajak pendapat Reuters/Ipsos yang diterbitkan Senin (5/10/2026), menunjukkan tingkat kepuasan terhadap Trump berada di angka 32 persen. Angka ini merupakan rekor terendah Trump selama masa kepemimpinannya.

Hasil jajak pendapat tersebut mencatat nyungsepnya dukungan bagi sang Presiden di kalangan pemilih independen dan warga Latin, kelompok yang sebelumnya mendukungnya pada Pemilu Presiden 2024.

Tren penurunan popularitas ini tidak hanya ditunjukkan Reuters/Ipsos. Rata-rata jajak pendapat utama secara keseluruhan terus menempatkan Trump pada posisi terendah.

Dalam poling yang dilakukan RealClearPolitics menunjukkan, 38,4 responden setuju dengan kebijakan Pemerintahan Trump. Sementara 59,4 persen tidak setuju.

Hasil survei New York Times juga menunjukkan hanya 37 persen responden setuju dan 60 persen lainnya tidak setuju.

Baca juga : Ariel Tatum Mending Telat Nikah Daripada Salah Pilih

Semua survei ini melakukan pengambilan sampel pada 28 September hingga 4 Oktober.

Sebelum terbang menuju Nebraska, Senin (5/10/2026), Trump menepis kabar mengenai anjloknya tingkat kepuasan publik terhadapnya. “Popularitas saya sangat bagus. Lihat saja kerumunan yang mengikuti saya,” klaim Trump dikutip Guardian, Selasa (6/10/2026).

Dari semua poling tersebut, ditemukan kecenderungan penurunan dukungan dari kalangan pemilih Latin.

Menurut hasil jajak pendapat NBC News/Telemundo yang dirilis Minggu (4/10/2026), 59 persen pemilih Latin lebih menginginkan Kongres dikuasai politisi Partai Demokrat.

Adsense

Persentase ini naik dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan jumlah pendukung partai tersebut dua tahun lalu. Berdasarkan jajak pendapat itu pula, hanya 24 persen warga Amerika keturunan Hispanik yang menyetujui kinerja Trump.

Jaga Jarak

Baca juga : Prabowo Bicara Serangan Fisik & Non Fisik di HUT ke-81 TNI: Ekonomi Kita Diganggu

Sejak 1 Oktober 2026, Trump telah berkeliling negeri untuk mengkampanyekan para kandidat dari Partai Republik jelang Pemilu sela. Namun, tidak semua politisi Republik menyambut baik niatan tur keliling Amerika yang dilakukannya.

Sejumlah anggota Partai Republik mulai menjaga jarak dari Trump terkait isu-isu seperti imigrasi, demi mempertahankan dukungan di tingkat lokal.

Di tengah memburuknya pandangan masyarakat AS terhadap kondisi ekonomi, perang dengan Iran, dan berbagai isu utama lainnya yang mereka kaitkan dengan Pemerintahan saat ini, dampak dari sentimen negatif tersebut bisa meluas secara signifikan.

Pemilu sela mendatang secara luas dipandang sebagai referendum terhadap masa jabatan kedua Trump dan akan menentukan apakah Partai Republik dapat mempertahankan dominasi jumlah kursi mereka di DPR maupun Senat AS.

Partai Demokrat ingin memanfaatkan rendahnya tingkat kepuasan publik terhadap Trump. Dengan harapan, kekecewaan masyarakat tersebut menjadi momentum dukungan pemilih bagi partai mereka.

Sejumlah analis memperingatkan, merosotnya popularitas Presiden—yang sebagian dipicu oleh kekhawatiran mengenai biaya hidup dan keputusannya untuk melancarkan perang melawan Iran—dapat membebani kandidat dari Partai Republik dalam pemilihan-pemilihan penting di seluruh negeri.

Baca juga : Lapas Mewah Dibangun 2023, Pakai Dana Napi

Meski demikian, Trump tetap pede (percaya diri) atas prospek Partai Republik dalam Pemilu sela mendatang.

Dia juga mengklaim keputusannya untuk menempatkan diri sebagai pusat strategi kampanye pemilihan Partai Republik.

“Asal kalian tahu, masyarakat Amerika mencintai saya. Mereka mau bertemu saya saat berkampanye,” klaim Trump. DAY

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Rabu, 7 Oktober 2026 dengan judul "Pemilih Independen & Warga Latin Mulai Berpaling Popularitas Melorot, Trump Tetap Pede Dicintai Rakyat"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense