RM.id Rakyat Merdeka - Peluncuran vaksin Covid-19 oleh India bekerja sama dengan institusi global terkemuka berkontribusi menyelamatkan dunia dari Covid-19. Sejumlah pihak menyebut, pengembangan vaksin yang dilakukan Negeri Gangga itu, adalah hadiah untuk dunia.
India kerap disebut sebagai apotek dunia karena berpengalaman dan memiliki ilmu pengetahuan yang memadai dalam dunia kedokteran. India merupakan salah satu produsen obat terbesar di dunia. Yang tentunya menarik minat sejumlah negara untuk bekerja sama.
Dr Peter Hotez, Dekan National School of Tropical Medicine di Baylor College of Medicine (BCM) Houston, Amerika Serikat, mengatakan, peluncuran vaksin Covid-19 dari India adalah sebuah hadiah kepada dunia. Dia bilang, vaksin yang mereka buat dilakukan dengan sangat baik.
Baca juga : Pasarkan Vaksin Sputnik V Di Indonesia, RDIF Tunjuk Fahrenheit
"Ini adalah sesuatu yang sangat istimewa dan saya melihatnya sendiri karena saya berada di telekonferensi mingguan dengan kolega kami di India. Mereka melakuan dengan baik dan dengan ketelitian dan pemikiran yang luar biasa dan kreativitas," kata Dr Hotez, dalam keterangan pers Kedutaan Besar India di Jakarta.
Ia merasa terdorong untuk membuat pernyataan ini karena upaya besar India dalam memerangi pandemi global belum diketahui dunia. India telah menyediakan vaksin Covid-19 melalui metode hibah ke sejumlah negara. Vaksin tersebut dikirim ke Sri Lanka, Bhutan, Maladewa, Bangladesh, Nepal, Myanmar dan Seychelles serta Barbados.
Regulator obat-obatan memberikan otorisasi penggunaan darurat kepada vaksin Covid-19 buatan India setelah mendapatkan lisensi dari perusahaan farmasi Inggris AstraZeneca dan ilmuwan Dewan Riset Medis India, pada Januasi lalu. Yakni Covishield, vaksin yang diproduksi Serum Institute of India yang berbasis di Pune. Yang lain Covaxin, vaksin yang dikembangkan Bharat Biotech yang berbasis di Hyderabad.
Baca juga : Angkasa Pura II Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi Karyawan Di 20 Bandara
Dr Hotez, yang dianggap sebagai otoritas vaksinasi, sedang mengerjakan vaksin virus korona yang terjangkau bekerja sama dengan perusahaan farmasi India. "Ada semakin banyak bukti bahwa vaksin tidak hanya mencegah penyakit dan menjauhkan Anda dari rumah sakit tetapi juga menghentikan penularan tanpa gejala," katanya.
Namun, informasi yang mengganggu, vaksin tersebut bekerja dengan baik terhadap varian B.1.1.7 Inggris, tetapi tidak bekerja dengan baik terhadap varian yang keluar dari Afrika Selatan. Kemungkinan semua vaksin akan membutuhkan booster karena dua alasan: daya tahan perlindungan untuk vaksin tidak diketahui dan untuk menciptakan respons imun tambahan yang lebih baik disesuaikan dengan varian Afrika Selatan.
Direktur Eksekutif kamar Dagang Indo Amerika (Indo American Chamber-Commerce Of Greater Houston/IACCGH) Jagdip Ahluwalia menambahkan, respon India terhadap krisis akibat Covid-19, sejalan dengan visi lembaga yang dipimpinnya.
Baca juga : Ada Enam Kasus Varian Covid Inggris, Tak Satu Pun Dari Jakarta
Sejak didirikan 21 tahun yang lalu, kata dia, india disebut akan menjadi pemain global di bidang-bidang utama. "Seperti teknologi, kedokteran, manufaktur, dan perdagangan internasional. Keyakinan ini telah dibuktikan berkali-kali terutama dalam dekade terakhir," kata Ahluwalia.
Senada, Presiden IACCGH Kamar Tarush Anand, mengungkapkan kebanggaan, bahwa India telah menjawab tantangan global dengan memanfaatkan kecemerlangan komunitas ilmiah dan kapabilitas manufaktur dengan cara yang paling efisien untuk membantu dunia pulih dari pandemi mematikan.[PYB]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.