Sebelumnya
Selain berbicara di forum, Dubes Djauhari juga mengunjungi kawasan pameran Digital China Summit serta kawasan kampus NetDragon. Di kawasan kampus NetDragon, Duta Besar RI beserta delegasi dari Kementerian Politik, Hukum, dan Keamanan RI dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia Guangzhou menyaksikan secara langsung, bagaimana digital mampu mentransformasi pendidikan konvensional saat ini.
Forum Digital China Summit di Fuzhou pada 6-9 Mei 2019, yang digelar Pemerintah Provinsi Fujian dihadiri oleh lebih dari 1,500 pejabat, perwakilan perusahaan serta berbagai akademisi baik dari Tiongkok maupun internasional.
Baca juga : Dengan Serasi, Indonesia Bisa Jadi Lumbung Pangan Dunia
The Second Digital China Summit kali ini, tidak hanya menyelenggarakan forum utama. Sejumlah rangkaian kegiatan juga tercakup dalam pertemuan yang berlangsung selama empat hari tersebut. Termasuk pameran digital, 16 sub-forum dengan berbagai tema, serta kompetisi inovasi di bidang teknologi digital.
Nuansa digital sudah nampak pada saat peserta dan pengunjung masuk ke area Summit, di mana akses masuk dilakukan melalui proses identifikasi wajah (facial recognition). Pengunjung cukup berjalan melalui gerbang masuk, dan komputer akan mengenali, apabila pengunjung telah terdaftar. Kemudian, gerbang akan terbuka secara otomatis.
Baca juga : Mendagri : Indonesia Jadi Teladan Dunia Dalam Demokrasi
Digital China Summit menunjukkan pesatnya pemanfaatan teknologi digital di tengah-tengah masyarakat China.
Digital China Summit tak hanya semata soal digitalisasi dan informatisasi hal-hal di sekitar kita. Namun juga, bagaimana teknologi digital dapat menyentuh aspek kesejahteraan masyarakat, memberi akses pada komunitas daerah tertinggal dan jauh dari jangkauan teknologi, serta bagaimana membangun masyarakat digital yang dewasa dalam penggunaan teknologi.
Baca juga : Puluhan Guru Seni Indonesia Ikuti Pelatihan Komunikasi Budaya Di Tiongkok
Di samping pidato dari kementerian dan pemerintah daerah, sejumlah tokoh digital China dari sektor swasta juga turut menyampaikan visinya dalam dunia digital. Di antaranya CEO Tencent, Ma Huateng (Pony Ma); CEO Baidu, Li Yanhong (Robin Li), serta Chairman NetDragon, Liu Dejian. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.