Sebelumnya
Salah satu hal yang harus ditingkatkan, ujarnya, adalah memberikan akses seluas-luasnya bagi kelompok rentan seperti pemuda miskin, perempuan dan orang dengan disabilitas untuk mendapatkan pelatihan skill, meningkatkan skill, atau skill baru, sehingga memiliki kesempatan mendapatkan pekerjaan yang baik, atau berwira usaha.
Baca juga : BI Ramal Keuangan Indonesia Tetap Terjaga Pada Semester II-2021
“Terimakasih tak terhingga kepada Pemerintah Amerika, atas kerjasamanya dalam memperkuat isu ketenagakerjaan inklusif di Indonesia. Terimakasih juga kepada semua pihak. Semoga sinergisitas ini dapat berlanjut,” kata politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Baca juga : Resmi, Persik Kediri Talak Tiga Pelatih Gethuk
Dengan berakhirnya program Mitra Kunci, lanjut keterangan resmi Kedubes AS, Pemerintah AS masih terus mendukung prioritas Indonesia untuk meningkatkan produktivitas dan inklusivitas ketenagakerjaan. USAID akan terus meningkatkan kapasitas institusi pendidikan tinggi dan lembaga pelatihan keterampilan, dalam menyelaraskan kegiatan pendidikan dan pelatihan dengan kebutuhan dunia usaha.
Baca juga : Persib Imbang Lagi, Ini Kata Robert Alberts
USAID Mitra Kunci adalah salah satu inisiatif pertumbuhan ekonomi inklusif Pemerintah AS di Indonesia, yang menunjukkan luasnya kerja sama kedua negara di bawah Kemitraan Strategis AS-Indonesia. [RSM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.