Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Perkara Pengadaan Crane Pelindo II
Tanda Tangan Kontrak Dulu, Negosiasi Harga Belakangan
Kamis, 9 September 2021 06:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Mantan Asisten Senior Manager Alat Bongkar Muat Pelindo II, Mashudi Sanyoto mengungkapkan sejumlah kejanggalan dalam pengadaan Quayside Container Crane (QCC).
Baca juga : PPKM Diperpanjang, Ini Aturan Pelaksanaan Kompetisi Sepak Bola Liga 1
Ia diminta menandatangani kontrak kosong dengan Wuxi Huadong Heavy Machinery and Technology Group Co.Ltd (HDHM)—yang ditunjuk sebagai penyedia barang.
Baca juga : DPRD Tangerang Segera Bentuk Pansus Bansos
“Itu dalam kontrak tidak ada nilainya,” aku Mashudi pada sidang perkara korupsi pengadaan quayside container crane (QCC) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta kemarin.
Baca juga : Pengamat: Logo Baru Perindo Konkret Dalam Membangun Indonesia Sejahtera
Mashudi menjadi saksi perkara yang menjerat mantan Direktur Utama Pelindo II, Richard Joost Lino. Mashudi mengatakan, seharusnya kontrak menyebutkan nominal pengadaan tiga QCC.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya