BREAKING NEWS
 

Merawat Kemabruran Puasa (9)

Menebar Energi Positif

Senin, 13 Mei 2024 05:54 WIB
Nasaruddin Umar
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Dalam era masyarakat modern, kepemimpinan masyarakat sudah meninggalkan era kepemimpinan tradisional, dimana pimpinan lebih ditentukan oleh tokoh dan figur tradisional, yang secara turun temurun diakui ketokohannya di dalam masyarakat. Pola regenerasi dan suksesinya juga dengan cara tradisional, yaitu diwariskan secara turun temurun kepada keturunan mereka atau pemilik ‘darah biru’. Namun dalam era masyarakat modern seperti sekarang ini, pola kepemimpinan masyarakat sudah lebih terbuka, artinya siapapun secara obyektif memenuhi persyaratan dan kualifikasi tertentu yang ditetapkan secara terbuka, maka itulah yang akan meraih tiket pemimpin masyarakat.

Dengan kata lain, masyarakat demokratis menghendaki pemimpin yang dicintai secara umum di dalam masyarakat. Sungguhpun bukan bangsawan tetapi kala ia mampu meraih simpati masyarakat maka dialah yang akan terpilih sebagai pemimpin.

Baca juga : Membiasakan Istiqamah

Meraih simpati sebagai kunci untuk meraih segala-galanya di dalam masyarakat, sudah lama dicontohkan Nabi. Itulah sebabnya Nabi tidak pernah berwasiat kepada anggota keluarga dekatnya untuk menggantikan posisinya sebagai kepala pemerintahan. Kenyataan sejarah Khulafaur Rasyidin juga demikian. Tidak ada satu pun di antara keempat khalifah itu mewariskan pemerintahannya kepada anggota keluarga terdekatnya.

Siapa yang meraih simpati paling besar di dalam masyarakat pada akhirnya menjadi khalifah (pengganti). Jadi system yang diperkenalkan Nabi dan para sahabatnya terlalu modern melampaui zamannya dalam arti positif.

Baca juga : Lebih Banyak Diam

Sendi-sendi masyarakat konstruktif dii’tibarkan dalam konsep shalat jama’ah. Pemilihan sebagai imam shalat bukan berdasarkan genetik tetapi berdasarkan professionalisme. Siapa yang terbaik menjadi pemimpin tentunya juga yang paling professional. Qalbu yang sehat itulah yang akan meraih sukses. 

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Senin, 13 Mei 2024 dengan judul "Merawat Kemabruran Puasa (9) Menebar Energi Positif"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense