Tausiah Politik
Sebelumnya
Dari segi pendanaan umat, kelompok minoritas jauh lebih kontributif dan rela berkorban ketimbang kelompok moderat/mainstream. Kontribuasi finansial kepada komunitasnya sering tidak terukur dibanding dengan anggota kelompok mainstream terhadap komunitasnya. Di antara mereka rela melepas asset berharganya demi kepentingan komunitasnya. Sedangkan kelompok moderat/mainstream tidak sedikit di antara mereka malah menjual asset organisasi untuk kepentingan pribadi.
Baca juga : Merawat Kelompok Moderat
Tidak sedikit asset yayasan berubah kepemilikan menjadi asset pribadi. Tidak sedikit jumlah dana yang terkumpul dari sponsor atau donator disalahgunakan oleh kelompok moderat/mainstream. Bandingkan dengan kelompok minoritas koleksi dan kollektifitasnya lebih terbuka dan digunakan lebih efisien dan efektif.
Baca juga : Berkepribadian Istiqamah
Dari segi ketulusan dan keuletan mengurus umat, secara individu maupun secara kolektif, secara umum bisa dilihat kelompok minoritas lebih kuat. Kelompok pertama yang merelakan diri basah mengurus korban banjir, berlumpur menolong korban longsor, hitam pekat melayani umat di pulau-pulau terasing dan desa-desa terpencil selama berhari-hari atau berbulan-bulan umumnya dari kelompok minoritas. Motto perjuangan Islam ialah: ‘Isy kariman au mut syahidan (hidup bahagia atau mati syahid). Kelompok moderat/mainstream sepertinya lebih akrab dengan ‘isy kariman dan kelompok minoritas lebih akrab dengan mut syahidan. Allahu a’lam.
Baca juga : Dari Islam Arab Ke Islam Indonesia
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Kamis, 22 Agustus 2024 dengan judul "Kelompok Moderat Tidak Boleh Cengeng"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.