Pemerhati Kesehatan
RM.id Rakyat Merdeka - Masih banyak yang mempertanyakan apakah ada beda antara Pneumonia dan "paru-paru basah".
Keduanya jelas berbeda. Pneumonia adalah radang atau infeksi pada jaringan paru.
Baca juga : 51 Tahun Dokter Paru Indonesia
Penyakit ini dapat disebabkan bakteri (pneumokokus, streptokokus dan lain-lain) atau oleh virus (Covid-19 dan mungkin juga virus-virus lain), dan kadang-kadang sekali ada juga yang karena parasit.
Sementara itu, paru-paru basah sebenarnya bukan istilah kedokteran. Yang dimaksud adalah penyakit yang namanya "efusi pleura".
Baca juga : Perkembangan Aturan Pandemi Dunia
Sebenarnya cairan nya bukan berada di dalam paru, tetapi dalam selaput disekitar paru, tepatnya antara selaput yang membungkus paru (namanya pleura viseralis) dan selaput yang melapisi bagian dalam dinding dada (pleura parietalis).
Sedikirnya ada 3 penyebab terbentuknya cairan ini, yaitu karena infeksi (tuberkulosis atau radang lain), karena adanya kanker dan karena terjadi gangguan keseimbangan protein dalam tubuh.
Baca juga : 8 Langkah Mengendalikan Mpox
Jadi penyebab pneumonia dan juga paru-paru basah bukanlah karena mandi malam atau kena semprot kipas angin. Ini adalah mitos belaka.
Prof Tjandra Yoga Aditama
Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.