BREAKING NEWS
 

Beragama Dalam Keberagaman (1)

Memahami Kondisi Objektif Bangsa Indonesia

Senin, 4 November 2024 05:38 WIB
Nasaruddin Umar
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia adalah lukisan indah Tuhan yang harus dipelihara. Mpu Parapanca tidak salah melukiskan Indonesia di dalam kitab “Sutasoma”-nya dengan “Bhinneka Tunggal Ika” (Diversity in unity atau Unity in diversity). Semua agama besar dunia ada di Indonesia, khususnya Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Budha, dan Khonghucu. Tidak kurang dari 500 bahasa lokal yang tidak saling memahami satu sama lain.

Bahkan, menurut Prof. Kuntjaraningrat, di kepulauan Papua saja terdapat tidak kurang 500 bahasa lokal. Hampir setiap pulau memiliki keunikan budaya dan peradabannya masing-masing.

Komponen etnis di seluruh Indonesia, menurut Hildred Geertz, tidak kurang dari 300 kelompok. Komponen waktu terdapat tiga bagian, yatu Waktu Indonesia bagian Timur (WIT) yang berbeda 2 jam dengan Waktu Indonesia bagian Barat (WIB), dan di antaranya ada Waktu Indonesia bagian Tengah (WIT) yang masing-masing selisih satu jam dengan WIT dan WIB.

Baca juga : Al-Quran Dan Avatara

Jika kita terbang dari ujung ke ujung, maka kita membutuhkan sekitar tujuh jam, sama dengan terbang dari Ankara sampai ke London yang di sana kita melintasi hampir 21 negara.

Warna kulit pun sangat berbeda antara Indonesia bagian Timur, khususnya Papua dan Maluku dengan warna kulit rata-rata lebih gelap dan Indonesia bagian barat lebih coklat atau kuning langsat.

Dari sudut perindustrian, Indonesia bagian Timur masih banyak penduduk belum percaya burung-burung besi bisa terbang membawa penumpang, sementara Indonesia bagian Barat sudah mengekspor pesawat terbang ke manca Negara.

Adsense

Baca juga : Memupuk Cinta Sejati Antara Sesama Makhluk

Dari sudut kepadatan penduduk juga sangat timpang. Bayangkan Pulau Jawa di Indonesia bagian Barat luas wilayahnya hanya 6,89 % dari total wilayah daratan Indonesia dihuni oleh 59,99 % penduduk Indonesia.

Bandingkan dengan Pulau Papua yang luasnya 22.99 % dari seluruh wilayah daratan Indonesia tetapi dihuni oleh hanya 0,92 % total penduduk Indonesia. Kepadatan penduduk di Pulau Jawa perkilo meter persegi dihuni oleh 814 jiwa. Bandingkan dengan Pulau Papua per kilometer persegi dihuni hanya 4 jiwa. Diversifikasi agama juga amat berbeda.

Berdasarkan survei penduduk pada tahun 2005 yang dilakukan oleh BPS, berjumlah 189.014.015 jiwa, atau 88,58 % dari total penduduk 213.375.287. Bandingkan urutan berikutnya, yaitu Kristen 12.356.404 (5,79%), Katolik 6.558541 (3,07%), Hindu 3.697.971 (1,73%), Budha 1.299.565 (0,61%), Kong Hu Chu 205.757 (0,10%), dan lain-lainnya 243.034 (0,11%).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense