BREAKING NEWS
 

Banjir Dan Lima Penyakit Menular

Selasa, 17 Desember 2024 16:42 WIB
Prof. Tjandra Yoga
Pemerhati Kesehatan

RM.id  Rakyat Merdeka - Sehubungan berita banjir rob di Rakyat Merdeka pada Selasa (17/12/2024)  https://rm.id/lihat-foto/megapolitan/247608/banjir-rob-muara-angke-13-meter dan juga banjir akibat curah hujan yang tinggi, maka dari sudut penyakit menular ada lima hal yang harus kita waspadai bersama.

Pertama, penyakit diare sangat erat kaitannya dengan kebersihan individu (personal hygiene). Pada saat banjir, maka sumber-sumber air minum masyarakat, khususnya sumber air minum dari sumur dangkal akan banyak ikut tercemar.

 

 

Disamping itu disaat banjir ada kemungkinan akan terjadi pengungsian, fasilitas dan sarana serba terbatas termasuk ketersediaan air bersih.

Baca juga : Komunikasi Kantor Presiden Turki

Hal tersebut potensial menimbulkan penyakit diare disertai penularan yang cepat.

Untuk ini maka ada 4 anjuran:

1. Membiasakan cuci tangan dengan sabun setiap akan makan/minum serta sehabis buang hajat.
2. Membiasakan merebus air minum hingga mendidih setiap hari.
3. Menjaga kebersihan lingkungan, hindari tumpukan sampah disekitar tempat tinggal.
4. Serta tidak lupa menghubungi segera petugas kesehatan terdekat bila ada gejala-gejala diare.

Kedua adalah penyakit leptospirosis, yang disebabkan oleh bakteri yang disebut Leptospira, dan ditularkan melalui kotoran dan air kencing tikus.

Adsense

Pada saat terjadi banjir, maka tikus-tikus yang tinggal di liang-liang tanah akan ikut keluar menyelamatkan diri. Tikus tersebut akan berkeliaran di sekitar manusia dimana kotoran dan air kencingnya akan bercampur dengan air banjir tersebut.

Baca juga : Belajar dari PTSI, LSM Pengendalian TB di Filipina

Seseorang yang mempinyai luka, kemudian bermain/terendam air banjir yang sudah tercampur dengan kotoran/kencing tikus yang mengandung bakteri lepstopira, maka orang tersebut berpotensi dapat terinfeksi dan akan menjadi jatuh sakit.

Ada empat langkah antisipasi yaitu:

1.  Menekan dan hindari adanya tikus yang berkeliaran di sekitar kita, dengan selalu menjaga kebersihan.
2.  Hindari bermain air saat terjadi banjir, terutama jika mempunyai luka.|
3. Menggunakan pelindung misalnya sepatu, bila terpaksa harus ke daerah banjir.
4. Segera berobat ke sarana kesehatan bila sakit dengan gejala panas tiba-tiba, sakit kepala dan menggigil.

Ketiga, peningkatan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan keempat adalah peningkatan penyakit kulit, baik berupa infeksi, alergi atau bentuk lain.

Kalau musim banjir maka masalah utamanya adalah kebersihan yang tidak terjaga baik, dan juga daya tahan tubuh jadi menurun.Belum lagi kalau ada tempat pengungsian sementara yang padat sehingga penularan ISPA dan penyakit kulit lebih mudah terjadi.

Baca juga : Prioritas Untuk Pengendalian Tuberkulosis

Penyakit kelima yang perlu diantisipasi adalan penyakit cerna lain, misalnya demam tifoid dan lain-lain.

Selain kelima penyakit menular di atas, maka perlu juga diantisipasi perburukan penyakit kronik yang mungkin memang sudah diderita.

Hal ini terjadi karena penurunan daya tahan tubuh akibat musim hujan berkepanjangan, apalagi bila banjir terjadi sampai berhari-hari

Prof Tjandra Yoga Aditama
Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI
Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara
Mantan Dirjen Pengendalian Penyakit serta Mantan Kabalitbangkes

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense