Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Menepati janji hukumnya wajib. Baik janji itu pribadi, keluarga dan atau pemerintah atau negara. Janji-janji politik sering meluncur dari mulut politisi saat berkampanye itu wajib dipenuhi tanpa membedakan kelompok agama tertentu di dalam sebuah komunitas.
Nabi sering menegaskan sekaligus mencontohkan betapa kelompok non-muslim atau kelompok minoritas tetap perlu menepati janji mereka dalam banyak kasus.
Baca juga : Memberi Subsidi Kepada Non-Muslim
Dalam kitab “Al-Sirah al-Nabawiyyah” karya Ibn Hisyam, jilid III (halaman 207) dikisahkan, ketika Nabi baru saja menandatangani Perjanjian Hudaibiyah, yang isinya gencatan senjata dan perdamaian antara kelompok muslim dan kelompok kafir Quraisy. Di antara inti perjanjian itu, manakala orang Islam ditangkap maka harus ditahan. Sebaliknya kalau orang kafir Quraisy ditangkap maka segera dilepas.
Suhail ibn Amru tokoh penting dari pihak kaum kafir Quraisy mengajukan keberatan kepada Nabi, karena Abu Jandal salah seorang muslim yang ditawan oleh kaum musyrikin lari dan bergabung di tengah kerumunan umat Islam. Ia protes karena, kenapa Abu Jandal bisa kabur dari tahanan padahal baru saja ditandatangani perjanjian.
Baca juga : Tidak Menelantarkan Non-Muslim
Nabi menjawab engkau benar dan Abu Jandal harus diserahkan kembali untuk ditahan kaum musyrik Quraisy. Abu Jandal berteriak kepada pasukan muslim: “Apakah kalian ridha kalau aku ditahan oleh kembali oleh mereka?” Nabi membujuk dan menasehati Abu Jandal dengan mengatakan: “Wahai Abu Jandal bersabarlah sesungguhnya Allah SWT akan memberikan jalan keluar untukmu dan orang-orang yang bersamamu. Kami telah mengadakan perjanjian damai dengan mereka, dan kami pun telah berjanji untuk memahami dan menepatinya dan tidak mungkin mengingkarinya.”
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.