Tausiah Politik
Sebelumnya
Ketentuan Islam mengenai haid dan nifas semata-mata demi kemaslahatan dan keselamatan manusia. Jangan sampai seseorang mengejar kenikmatan sesaat tetapi harus mengorbankan pasangannya hingga kemungkinan fatal bisa terjadi. Terbuti setiap pelanggaran terhadap syari’ah seringkali menimbulkan kemudharatan bagi para pelakunya. Resep untuk mengatasi keinginan dan kebutuhan seksual terhadap pasangannya yang bermasalah, menurut Rasulullah SAW, antara lain dengan berpuasa. Karena puasa bisa mengurangi dampak keinginan besar untuk berhubungan seks.
Jika seorang perempuan merasa fit sebelum masa tenggang 40 hari sebagaimana ditetapkan dalam hadis, sementara sang suami juga terus mendesak, apakah berdosa melakukan perbuatan itu? Pertanyaan seperti ini sering ditanyakan sejumlah ibu, terutama yang melahirkan dengan operasi sesar.
Baca juga : Misteri Larangan Berhubungan Seks Saat Isteri Menstruasi
Alasannya organ vagina tidak pernah bekerja keras dan sama sekali tidak luka di dalam melahirkan karena bayi keluarnya melalui lubang di perut.
Sejumlah dokter tetap menyarankan bahwa 40 hari adalah standard ideal bagi perempuan nifas. Memang vagina tidak bermasalah tetapi hubungan itu tetap akan berhubungan dengan rahim. Makanya itu semuanya sebaiknya bersabar untuk mengalami menjadi pengantin baru berikutnya.
Baca juga : Konsisten dan Tepat di Dalam Pengaturan
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 7, edisi Senin, 21 April 2025 dengan judul "Keajaiban Al-Qur’an (37), Misteri Larangan Berhubungan Seks Saat Nifas"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.