Dark/Light Mode

Keajaiban Al-Qur’an (25)

Misteri Tsunami

Senin, 7 April 2025 05:58 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Para pembaca Rakyat Merdeka, berikut ini adalah tulisan mengenai serial Keajaiban Al-Qur’an. Lanjutan dari artikel sebelumnya. Selamat membaca.

Dalam Ensiklopedia dijelaskan, tsunami ialah perpindahan badan air yang disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara vertikal dengan tiba-tiba. Perubahan permukaan laut tersebut bisa disebabkan oleh gempa bumi yang berpusat di bawah laut, letusan gunung berapi bawah laut, longsor bawah laut, atau atau hantaman meteor di laut.

Baca juga : Misteri Kilat (al-Barq) Dan Proses Nitrifikasi

Di laut dalam, gelombang tsunami dapat merambat dengan kecepatan 500-1.000 km per jam. Setara dengan kecepatan pesawat terbang. Ketinggian gelombang di laut dalam hanya sekitar 1 meter. Ketika mendekati pantai, kecepatan gelombang tsunami menurun hingga sekitar 30 km per jam, namun ketinggiannya sudah meningkat hingga mencapai puluhan meter.

Dalam perspektif Al-Qur’an, kejadian seperti tsunami dapat dikategorikan sebagai musibah atau azab. Berdasarkan hadis Nabi, semua kejadian yang menimpa manusia sesudah Nabi Muhammad lahir hanya dapat dikategorikan musibah. Perbedaan musibah dan azab ialah, musibah kejadian yang menimpa umat manusia tanpa dipilah berdasarkan agama, etnik, kewarganegaraan. 

Baca juga : Makhluk Cerdas Di Angkasa Luar

Sedangkan azab adalah siksaan yang hanya menimpa umat yang durhaka kepada Tuhan atau kepada Nabi-Nya seperti yang menimpa umat-umat sebelum Nabi Muhammad SAW. 

Hasil penelitian penulis (1999), ayat-ayat Al-Qur’an dapat dipilah berdasarkan ayat-ayat musibah dan ayat-ayat azab. Namun, persamaan antara keduanya gejalanya hampir sama, yaitu pembangkangan alam semesta untuk tunduk (taskhir) kepada manusia sebagai khalifah.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.