Dark/Light Mode

Keajaiban Al-Qur’an (27)

Misteri Atom

Rabu, 9 April 2025 05:59 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Di dalam Al-Qur’an ada sejumlah kata yang bisa disepadankan dengan atom. Di antaranya ialah dzarrah. Kata dzarrah dalam terjemahan Kementerian Agama tidak berubah, tetap disebut zarrah. 

Akan tetapi terjemahan Al-Qur’an berbahasa Inggris umumnya kata zarrah diterjemahkan dengan atom, misalnya terjemahan Abdullah Yusuf Ali: the weight of an atom

Baca juga : Misteri Embriologi

Di Indonesia belum banyak wacana yang muncul mengulas mengenai atom sebagai makhluk terkecil lalu dibantah ilmuwan lain.

 “Kamu tidak berada dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari Al-Qur'an dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biar pun sebesar zarrah (atom) di bumi atau pun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh al-Mahfuz).” (QS Yunus/10:61). Dan orang-orang yang kafir berkata: "Hari berbangkit itu tidak akan datang kepada kami." Katakanlah: "Pasti datang, demi Tuhanku Yang mengetahui yang gaib, sesungguhnya kiamat itu pasti akan datang kepadamu. Tidak ada tersembunyi daripada-Nya seberat zarrah pun yang ada di langit dan yang ada di bumi dan tidak ada (pula) yang lebih kecil dari itu dan yang lebih besar, melainkan tersebut dalam Kitab yang nyata (Lauh al-Mahfuz)." (QS Saba’/34:3).

Baca juga : Misteri Tsunami

Demokritos, ilmuwan Yunani yang hidup di abad ke-5 SM mengemukakan pendapat bahwa benda paling kecil ialah atom, yakni pecahan terkecil dari sebuah benda. Disebut atom karena berasal dari bahasa Yunani a=tidak dan tomos=memotong, yakni begitu kecilnya maka tidak bisa dipecah lagi. Teori ini bertahan cukup lama sampai muncul sanggahan bahwa ternyata atom masih bisa dipecah.

Di penghujung abad ke-19 mulai muncul wacana benarkah atom sebagai partikel terkecil. Banyak teori yang muncul untuk mengkritisi teori Demokritos, termasuk di antaranya John Dalton (1803) dan Thomson. Pada hingga abad ke-20 diidentifikasi bahwa partikel paling kecil adalah proton dan neutron yang membentuk atom. 

Baca juga : Misteri Kilat (al-Barq) Dan Proses Nitrifikasi

Berbagai percobaan dengan biaya amat mahal dilakukan. Termasuk sejumlah peroyek riset “Fisika Partikel” yang kini terus berkembang, seperti ambisi Christoph Rembser yang bekerja di European Laboratory for Particle Physics (CERN) di Jenewa, yang merancang laboratorium penubruk atom yang diberi nama: Large Hadron Collider (LHC). Bahkan kesibukan para ilmuwan untuk mendalami kemungkinan partikel paling kecil lagi dengan berbagai ambisinya, termasuk ambisi untuk menemukan “partikel Tuhan” (Higgs Boson).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.