Tausiah Politik
RM.id Rakyat Merdeka - Dalam perspektif tarekat, haji dan umrah dimaknai bukan hanya dari aspek fikih dan aspek legalitas, tetapi agak lebih dalam berusaha menjiwai makna spiritual dari setiap syarat dan rukunnya.
Pandangan tarekat selalu berhati-hati di dalam menjalankan setiap ketentuan dan syarat serta rukun haji-umrah, karena diyakini urgensi ibadah ini bukan pada aspek ritual-simboliknya tetapi lebih kepada makna spiritual yang tersembunyi di balik ketentuan itu.
Baca juga : Haji Dalam Perspektif Fikih
Pengamalan haji dan umrah dalam perspektif ini bukan hanya pengamalan fisik tetapi lebih dalam lagi sebagai pengamalan batin. Seorang calon haji tidak cukup hanya mengejar kesempurnaan syarat dan rukun, tetapi makna, hakekat rukun dan syarat itu yang perlu ditekankan.
Apa artinya rukun dan syarat selesai jika tidak memberikan bekas dan efek secara batin. Penghayatan dan pendalaman makna spiritual menjadi ciri khas dari perspektif ini.
Baca juga : Tentang Cerita-cerita Unik Di Mekkah
Menganalisis asal-usul dan hakekat pelaksanaan haji-umrah bisa dengan melangkah surut ke masa lampau. Apa sesungguhnya makna dan hakekat disyari’atkannya haji dan umrah. Seperti kita tahu haji dan umrah ini bukan hanya ditemukan dalam syari’at Nabi Muhammad tetapi juga di dalam syari’at Nabi Ibrahim dan nabi-nabi sebelumnya. Bahkan sejak Nabi Adam dan Hawa, sejak awal memperkenalkan ibadah ini, sebagaimana dijelaskan dalam ayat:
Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barang siapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barang siapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam (QS Ali ‘Imran/ 3:96-97).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.