BREAKING NEWS
 

Dukungan Politik Di Tengah Geopolitik Yang Berubah: Soliditas Politik Dan Harapan Rakyat Kecil

Senin, 4 Agustus 2025 08:02 WIB
Prof. Dr. Ermaya Suradinata

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewasa ini dunia tengah menghadapi gejolak geopolitik global—mulai dari ketegangan di Laut China Selatan, ketidakpastian ekonomi global, hingga perang teknologi antara ke­kuatan besar—dukungan politik di tingkat domestik menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas nasional. Di Indonesia, sinyal dukungan politik dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terhadap peme­rintahan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto menandai satu fase penting dalam konsolidasi kekuatan nasional.

Ketua Umum PDIP, Prof. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri, dalam arahannya pada Bim­bingan Teknis Nasional Fraksi PDIP pada Kamis, 31 Juli 2025 di Bali, menyampaikan bahwa dukungan terhadap pemerintah bukan sekadar gestur simbolik, melainkan tanggung jawab ­politik demi menjamin keberlan­jutan pembangunan, memperkuat ideologi Pancasila, dan menjaga keutuhan negara. Perspektif ini juga menegaskan ­bahwa kolabo­rasi antarpartai bukan hanya strategi jangka pendek, melainkan bagian dari agenda besar untuk memper­kokoh fondasi kebangsaan yang berbasis pada nilai-nilai Panca­sila.

Baca juga : Membangun NKRI Dari Desa Bila Desa Terlupakan, Indonesia Raya Terancam

Dalam semangat tersebut, pemerintah Prabowo-Gibran telah menunjukkan juga kese­riusannya dalam melaksanakan program-program prioritas yang berakar dari Indeks Aktuali­sasi Pancasila atau Asta Cita. Program-program ini meliputi peningkatan kualitas pendidikan, penguatan sistem kesejahteraan, serta penjaminan rasa aman bagi seluruh rakyat Indonesia. Bagi PDIP, keberpihakan kepada program ini berarti turut serta membumikan Pancasila dalam kehidupan nyata rakyat.

Soliditas politik pasca-Pemilu 2024 menjadi elemen sentral dalam memperkuat posisi Indo­nesia di tengah dinamika global. Ketika partai sebesar PDIP mendukung pemerintah, maka itu ­berarti terciptanya ruang manuver yang lebih luas bagi peme­rintah dalam menghadapi tekanan global, seperti fluktuasi harga energi, ancaman kedaulatan maritim, dan inter­vensi ekonomi luar negeri. Dukungan semacam ini hanya akan bermakna jika diterjemahkan ke dalam praktik nyata yang dirasakan rakyat, khususnya masyarakat kecil.

Baca juga : Revitalisasi Pancasila Memperkukuh Ideologi Dalam Sistem Pendidikan Nasional

Bersamaan pula Gerakan Indo­nesia Raya yang kini ter­bentuk bukan hanya simbol ­integrasi kekuatan politik nasio­nal, ­tetapi juga wujud dari ­kesadaran ber­sama untuk menghadirkan ­negara dalam kehidupan sehari-hari rakyat. Ini berarti, pemerintah harus mampu merumuskan kebijaksanaan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan, serta menyentuh langsung kehidupan masyarakat di lapisan bawah.

Jadi dukungan politik yang diberikan PDIP juga ­mengandung amanah ideologis: bahwa politik bukan sekadar kontestasi kekuasaan, melainkan sarana untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Pemerintahan Prabowo-Gibran, melalui dukungan ini, mendapatkan dorongan moral dan struktural untuk memperluas jangkauan program-programnya, terutama yang menyasar pengentasan kemiskinan, pengurangan ketimpangan sosial, dan peningkatan daya saing ekonomi rakyat.

Adsense

Baca juga : Geostrategi Sekolah Rakyat: Memperkuat Karakter Bangsa Dan Ideologi Pancasila

Dalam kerangka ini, pem­bangunan tidak boleh tercerabut dari nilai-nilai kemanusiaan. Negara tidak boleh hanya menjadi mesin administrasi, tetapi harus hadir sebagai entitas yang memberdayakan dan melindungi seluruh warganya. Oleh sebab itu, diperlukan mekanisme kontrol yang kuat dan partisipasi aktif masyarakat sipil, media, serta akademisi untuk mengawal jalannya pemerintahan agar tetap dalam koridor Pancasila dan demokrasi.

Demokrasi Indonesia, sebagaimana ditegaskan dalam amanat reformasi, bukan hanya ruang bebas berekspresi, tetapi juga medan untuk memperjuangkan kesejahteraan dan keadilan. Dalam semangat ini, dukungan PDIP terhadap peme­rintah perlu dimaknai sebagai bentuk kedewasaan politik dan tanggung jawab kenegaraan. Ini adalah langkah penting menuju demokrasi yang matang, di mana kekuasaan tidak lagi menjadi ajang persaingan tanpa ujung, tetapi sarana untuk menciptakan kehidupan rakyat yang lebih bermartabat.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense