BREAKING NEWS
 

Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (77)

Mengenal Ilmuwan Baitul Hikmah: Nasiruddin al-Thusi

Senin, 10 November 2025 05:50 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Titik balik dalam karier Nasiruddin terjadi ketika Hulagu Khan, cucu Chinggis Khan, naik sebagai pemimpin muda Mongol. Hulagu ternyata memiliki minat besar terhadap dunia keilmuan.

Setelah menaklukkan Istana Alamut pada tahun 1251 M, ia mengenal Nasiruddin sebagai ilmuwan berbakat dan memberinya kesempatan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan di bawah perlindungan kekuasaan Mongol.

Baca juga : Mengenal Ilmuwan Baitul Hikmah: Ibn ‘Arabi

Nasiruddin diangkat sebagai penasihat istana. Meskipun memegang jabatan tersebut, ia tidak mampu menghentikan agresi pasukan Mongol yang membumihanguskan kota Baghdad pada tahun 1258 M, ketika Dinasti Abbasiyah dipimpin oleh Khalifah al-Musta’sim yang dikenal lemah.

Namun demikian, Hulagu Khan tetap memberi dukungan kepada Nasiruddin untuk mengembangkan sains. Ia bahkan memfasilitasi pembangunan Observatorium Maragha di wilayah Azerbaijan, yang mulai beroperasi pada tahun 1262 M dan hingga kini masih berdiri.

Baca juga : Mengenal Ilmuwan Baitul Hikmah: Jalaluddin Rumi

Nasiruddin merancang berbagai peralatan dan teknologi astronomi, termasuk Kuadran Azimuth, sebuah instrumen penting untuk pengamatan langit. Ia juga mendirikan perpustakaan besar di kompleks observatorium tersebut, yang berisi koleksi buku dari berbagai bidang ilmu pengetahuan.

Di tempat itu, Nasiruddin tidak hanya mengembangkan astronomi, tetapi juga filsafat dan matematika. Observatorium Maragha berhasil melakukan pengamatan yang sangat akurat terhadap pergerakan planet, dan hasil-hasilnya dihimpun dalam karya besar berjudul Zij-Ilkhani serta ‘Ilm al-Hay’a, yang awalnya ditulis dalam bahasa Persia dan kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Arab.

Baca juga : Mengenal Ilmuwan Baitul Hikmah: Al-Gazali

Prestasi lainnya yang luar biasa adalah modifikasi terhadap model semesta Ptolemeus, yang ia lengkapi dengan prinsip-prinsip mekanika untuk menjaga keseragaman rotasi benda-benda langit. Inovasi ini menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah ilmu astronomi dunia.

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Senin, 10 November 2025 dengan judul "Mempersiapkan Kiblat Baru Peradaban Dunia Islam (77) Mengenal Ilmuwan Baitul Hikmah: Nasiruddin al-Thusi"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense