BREAKING NEWS
 

Ke Gunung Tianmen Tidak Perlu Khawatir Sindrom Ketinggian

Kamis, 4 Desember 2025 20:24 WIB
Prof. Tjandra Yoga
Pemerhati Kesehatan

RM.id  Rakyat Merdeka - Saya mengunjungi Gunung Tianmen, China, yang terkenal dengan pemandangan alamnya yang ikonik, seperti Heaven's Gate (Gerbang Surga), jembatan kaca (Skywalk), dan cable car terpanjang di dunia.

Di belakang saya pada foto ini adalah lubang di gunung yang konon terbentuk karena gempa ribuan tahun lalu, dan inilah yang disebut "gerbang surga". Entah kenapa, tapi yang jelas kini menjadi objek wisata dan juga lokasi berbagai jenis olahraga ekstrem. Dari bawah kita naik cable car ke pelataran tempat saya berdiri ini, dan dari sini akan naik eskalator tujuh kali menembus gunung untuk sampai ke "gerbang surga" itu, lalu naik eskalator lima kali lagi untuk sampai ke puncak gunungnya dan berjalan di jalan kaca di pinggir tebing.

Adsense

Baca juga : Kenang Mendiang Putrinya, Bapak Asuh Singapura Bantu Pelajar Bintan

Tinggi Gunung Tianmen adalah sekitar 1.500 meter dari permukaan laut (mdpl), jadi kita belum perlu khawatir tentang high altitude sickness atau sindrom gunung tinggi. Keadaan ini baru perlu diantisipasi kalau kita mendaki gunung 3.000 mdpl atau lebih, dan pada dasarnya karena rendahnya oksigen serta rendahnya tekanan udara.

Ada dua jenis keluhannya, yaitu yang akut dan yang kronik. Yang akut terbagi tiga, yaitu acute altitude sickness yang bersifat umum, high altitude pulmonary edema dengan pembengkakan di paru, serta high altitude cerebral edema dengan gangguan di otak dan sistem saraf.

Baca juga : Kemenko Kumham Imipas Mantapkan Peran Strategis Sinkronisasi Kebijakan

Sementara itu, yang kronik—disebut juga Monge disease—jarang terjadi, dan ini adalah pada mereka yang memang tinggal di ketinggian, apalagi di atas 4.000 mdpl. Ada tiga jenis gangguan kronik atau menahun ini, yaitu high altitude polycythemia dengan gangguan pada sel darah, high altitude blood pressure changes yaitu gangguan tekanan darah, dan high altitude heart disease dengan gangguan pada jantung.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense