BREAKING NEWS
 

Sosiologi Korupsi (17)

Korupsi Berjamaah Kaum Madyan

Kamis, 22 Januari 2026 05:48 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

 Sebelumnya 
Para pemuka masyarakat tersebut terus memengaruhi warga agar memboikot gerakan antikorupsi yang digencarkan Nabi Syu’aib:

“Pemuka-pemuka kaum Syu’aib yang kafir berkata (kepada sesamanya): 'Sesungguhnya jika kamu mengikuti Syu’aib, tentu kamu jika berbuat demikian (menjadi) orang-orang yang merugi'.” (QS al-A’raf [7]: 90).

Ancaman dan provokasi dari para tokoh pemimpin Madyan terhadap Nabi Syu’aib membuatnya seolah tidak berdaya, karena hampir seluruh anggota masyarakat ikut menikmati hasil ekonomi yang haram tersebut.

Baca juga : Gratifikasi Spiritual Bisa Membahayakan

Namun, ketika kezaliman telah melampaui batas, di situlah "tangan" Tuhan bekerja. Kaum Madyan akhirnya ditimpa azab yang dahsyat:

“Kemudian mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di dalam rumah-rumah mereka.” (QS.Al-A’raf [7]: 91).

Pelajaran berharga yang dapat dipetik dari kisah ini adalah bahwa keberuntungan yang diperoleh melalui cara-cara ilegal tidak akan pernah membawa berkah maupun kebahagiaan sejati.

Baca juga : Gratifikasi Spiritual

Sebaliknya, hal tersebut justru membawa kesengsaraan dan kehancuran masif. Sehubungan dengan itu, Tuhan mengingatkan dalam ayat berikutnya:

“(Yaitu) orang-orang yang mendustakan Syu’aib seolah-olah mereka belum pernah berdiam di kota itu; orang-orang yang mendustakan Syu’aib, mereka itulah orang-orang yang merugi.” (QS Al-A’raf [7]: 92).

Kisah ini menegaskan bahwa mencegah segala bentuk korupsi adalah tanggung jawab moral kolektif. Hal ini menjadi syarat mutlak jika kita ingin terbebas dari malapetaka sosial sebagaimana yang pernah menimpa umat-umat terdahulu. Wallahu a’lam.

Baca juga : Gratifikasi Seksual

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Kamis, 22 Januari 2026 dengan judul "Sosiologi Korupsi (17) Korupsi Berjamaah Kaum Madyan"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense