Dalang Wayang Politik
Sebelumnya
Atas saran punjangga kerajaan, Dewi Durgandini diminta menjalankan laku “tapa ngrame”. Yaitu memperbanyak sedekah dan menolong orang lain tanpa pamrih. Dewi Durgandini memilih menjadi tukang perahu untuk menolong orang yang menyeberang di sungai Yamuna.
Suatu hari datanglah brahmana muda bernama Palasara dari pertapaan Sapta Arga. Palasara ingin menyeberangi sungai Yamuna. Palasara minta tolong Durgandini untuk menyeberangkan sampai ke tepian sungai. Durgandini dengan ikhlas menolong Palasara.
Baca juga : Jokowi : Pesta Demokrasi Adalah Kegembiraan
Saat menyeberangi sungai yang hening, dua insan anak manusia jatuh hati pada pandangan pertama. Palasara tertarik dengan kecantikan Durgandini. Begitu pula Durgandini tidak bertepuk sebelah tangan melihat ketampanan Palasara.
Sebagai balas budi atas pertolongan Durgandini, Palasara dengan kesaktiannya dapat menyembuhkan penyakit yang dialami Durgandini. Durgandini kembali menjadi wanita cantik dan wangi. Wanginya sang Dewi menimbulkan birahi sang brahmana muda. Dalam keadaan sepi yang ada “lali” atau lupa diri.
Terjadilah olah krida asmara antara Palasara dan Durgandini. Kelak dari hubungan cinta keduanya melahirkan anak laki-laki yang bernama Abiyasa. Sedangkan Abiyasa merupakan kakek para satria Pandawa pewaris kerajaan Hastina.
“Begawan Palasara berhasil meruwat sukerta yang disandang Dewi Durgandini, Mo,” celetuk Petruk. “Betul Tole, tata lahir Durgandini sakit, tetapi di balik cobaan sakitnya kelak menurunkan satria lelanange jagat.
Anak cucu Dewi Durgandini hasil perkawinan dengan Begawan Palasara kelak menjadi raja di Hastina. Mudah-mudahan apa yang dialami Dewi Durgandini menjadi inspirasi kesembuhan Ibu Ani Yudhoyono,” papar Semar.
“Bukan itu saja tole, Sukerta yang menghambat demokrasi kita juga harus diruwat. Karena sukerta demokrasi seperti money politik, pemaksaan kehendak dan tidak netralnya penyelenggara akan melahirkan pemilu yang cacat. Oye. ***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.